Tips Buat Kamu yang Mau Beralih dari Gitar Akustik ke Elektrik

by Tyo Harsono on Apr 20, 2022

Kebanyakan pemain gitar pemula memulai dengan gitar akustik. Nah, udah agak jago nih, beralih ke gitar elektrik ah! Eits, tunggu, perhatiin hal-hal di bawah ini dulu!

Alasan gitar akustik dipilih untuk belajar gitar adalah karena lebih mudah. Selain itu juga lebih murah. Keduanya karena kamu enggak perlu pusingin ampli, pickup, kabel, dan lain-lain.

Kalau ternyata kamu cocok dengan instrumen ini, baru deh naik level. Membeli gitar elektrik adalah salah satu langkah yang biasa dilakukan.

Lucunya, banyak anggapan kalau gitar elektrik lebih mudah dari akustik. Mereka mengira lebih mudah karena suaranya lebih 'menyamarkan' chord yang disentuh.

Tapi bener enggak sih? Perhatikan hal-hal ini supaya enggak salah kaprah. Berikut ini tips untuk kamu yang mau move on ke gitar elektrik!

  • Mulai dengan sound clean

Salah satu alasan gitaris mau pindah ke gitar elektrik adalah mau coba macam-macam efek. Mulai dari dirt, modulation, atau efek-efek lain.

Ini sebenernya merupakan sebuah kesalahan. Soalnya kadang kamu jadi enggak bisa ngedenger sound secara jernih, akhirnya sering ada kesalahan yang enggak terlalu jelas.

Biasain lebih dulu dengan sound gitar elektrik. Kalau udah boleh pelan-pelan kasih overdrive, terus efek-efek lain. Fokus ke permainanmu, bukan sound-mu.

  • Coba pick yang tebal

Di gitar akustik, kamu bisa coba berbagai macam ukuran pick. Nah untuk gitar akustik, paling efektif ketika baru mulai adalah yang tebal.

Hal itu karena kamu harus menyesuaikan power memainkan pick di gitar akustik ke elektrik. Terkadang, kita enggak sadar pick attack yang terdengar pelan di gitar akustik, kencang banget di gitar elektrik.

  • Ampli enggak kalah penting

Kamu pilih mana, ampli bagus tapi gitar biasa saja, atau gitar bagus tapi ampli jelek? Saran kami? Sebaiknya pilih gitar bagus dengan ampli yang enggak jelek.

Ampli yang jelek bisa bikin gitar sebagus apa pun jadi enggak bisa ngeluarin potensi maksimalnya. Enggak harus ampli mahal, toh sekarang ampli murah berkualitas udah banyak.

Produsen semacam Fender, Vox, atau Blackstar sudah mengeluarkan ampli bagus dengan harga bersahabat. Daripada beli ampli abal, mending beli model ini saja.

  • Disiplin yang berbeda

Kebanyakan gitaris yang baru move on dari gitar akustik ke elektrik punya perkara sama. Mereka memainkan keduanya dengan disiplin ilmu yang sama.

Meski terlihat sama, sebenarnya gitar akustik beda dari gitar elektrik. Mulai dengan hal-hal yang sulit dipelajari di gitar akustik seperti bending, legato, dan vibrato.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!