Mengenang Kejayaan Musik Emo, Gitaris, dan Gitar-gitarnya

by Tyo Harsono on Feb 6, 2022

Sub kultur emo sempet ngerajain dunia di akhir dekade 1990an sampai awal 2010an. Banyak muncul gitaris-gitaris top era itu.

Sub kultur atau sub genre musik ini bertumpu kekuatan ke lirik. Hasilnya, vokalis dari band-band ini lebih ngetop ketimbang gitaris mereka.

Rata-rata isi liriknya tentang ekspresi emosi yang mereka rasakan. Atau enggak jarang luapan pengakuan perasaan yang dipendam.

Hasilnya, musik emo dianggap mewakili remaja era itu. Banyak band ngetop di seluruh dunia dengan membawakan jenis musik seperti itu.

Meski begitu, bukan berarti emo enggak punya gitaris top. Ada beberapa gitaris yang cukup punya nama waktu itu, bahkan sampai dibuatin signature.

Nah, kali ini kami bakal ngebahas gitaris-gitaris emo yang sempet ngetop pada zamannya. Selain itu, gitar-gitar yang mereka pakai tentunya.

My Chemical Romance

Mari kita mulai dari band emo paling ngetop (walau mereka menolak label itu). Enggak bisa dipungkiri, My Chemical Romance adalah band emo terbesar.

Dengan format dua gitaris dan satu bassist, ternyata mereka cukup mumpuni. Ada Ray Toro dan Frank Iero (gitar) dan Mikey Way (bass).

Ray identik dengan Gibson Les Paul-nya, sementara Frank pakai gitar-gitar Epiphone sampai dibuatin signature Epiphone Wilshire sebagai signature. Kalau Mikey pakai Squier Mustang Bass yang jadi signature-nya.

Fall Out Boy

Setelah My Chemical Romance, Fall Out Boy bisa dibilang band emo paling populer. Hebatnya, semua gitaris dan bassist mereka punya gitar/bass signature!

Awal kariernya, Patrick Stump (gitaris dan vokalis FOB) sering pakai Gibson atau Epiphone SG. Tapi habis itu dia di-endorse Gretsch dan dibuatin signature, STUMP-O-MATIC.

Sementara itu, gitaris lain, Joe Trohman juga punya gitar signature. Dia pakai Squier Telecaster Joe Trohman Signature. Hebatnya, gitar yang dia pakai dan dijual enggak ada bedanya!

Pete Wentz yang digilai cewek-cewek era 2000an juga dapat bass signature. Signature Wentz adalah Precision Bass buatan Squier.

Paramore

Meski muncul di akhir masa kejayaan emo, popularitas Paramore tetap tinggi. Hayley Williams yang jadi vokalis digilai remaja-remaja waktu itu.

Dari segi gitaris, mantan gitaris mereka Josh Farro punya variasi yang cukup banyak. Mulai dari Fender Telecaster, Fender Stratocaster, sampai Gibson Les Paul.

Kalau gitaris mereka yang satu lagi (dan masih di Paramore), Taylor York, punya koleksi lumayan. Mulai dari Fender Jaguar, Fender Jazzmaster, sampai Fender Starcaster.

Dashboard Confessional

Berdiri sejak 1999, Dashboard Confessional pimpinan Chris Carraba menggapai puncak kejayaan di dua album pertama mereka. A Mark, A Mission, A Brand, A Scar, dan Dusk and Summer.

Carraba yang juga main gitar, terkenal hobi ngoleksi gitar-gitar tua. Di Dashboard Confessional dia sering pakai Fender Telecaster untuk elektrik atau Martin 0-18 untuk akustik.

New Found Glory

Waktu pertama berdiri pada 1997, New Found Glory awalnya band punk rock. Tapi mereka banting setir ke emo sebelum akhirnya sempet ngetop di dekade 2000an.

Chad Gilbert, gitaris New Found Glory ngejadiin Gibson Les Paul Custom sebagai gitar andalannya. Sementara bassist Ian Grushka suka pakai bass-bass keluaran Music Man (Cutlass dan Stingray).

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!