Mengenal Lebih Dekat Si Hijau Mungil Legendaris, Tube Screamer

by Tyo Harsono on Feb 23, 2022

Kalau kamu tanya ke orang-orang soal efek gitar, rata-rata pasti bakal nyebut nama Tube Screamer. Yuk kenalan lebih dekat sama si hijau mungil legendaris ini!

Di dekade 1970an, Jepang udah jadi salah satu nama yang dipertimbangin di industri musik. Gitar-gitar mereka kayak Guyatone, Futurama, dll alternatif buat gitaris budget.

Nah, sebelumnya, di 1960an akhir, dunia barat ngeluarin terobosan baru. Mereka ngeluarin efek fuzz atau overdrive untuk ngewarnain suara gitar.

Enggak mau kalah, Jepang lewat Boss bereaksi. Mereka ngerilis Boss OD-1. Ibanez yang waktu itu udah produksi gitar rupanya ngerasa tersaingi.

Kerja sama dengan Nisshin, Ibanez mulai ngembangin efek gitar di pertengahan 1970an. Rupanya Nisshin bekerja sama dengan Maxon untuk ngerilisnya.

Hasilnya, lahirlah Tube Screamer. Nah, waktu itu Tube Screamer (selanjutnya disebut TS) keluar sebagai produk dari dua produsen, Ibanez dan Maxon.

TS sendiri mulai dijual 1979, waktu itu popularitasnya bersaing sama Boss OD-1. Perbedaan keduanya cuma di clipping yang dipakai.

Boss OD-1 pakai clipping asimetris, sementara TS menggunakan clipping simetris. Hasilnya suaranya ada perbedaan walau secara skematik mirip.

Awalnya Ibanez ngeluarin seri TS-808. Nah, tiga tahun kemudian edisi pembaruan dikeluarin, yaitu TS-9 yang disebut-sebut sebagai penyempurnaan.

TS-9 juga punya variasi dalam bentuk ST9 (Super Tube Screamer) yang dirilis 1984 dan versi budget STL Super Tube (1985).

Masuk ke 1986, ada dua seri TS, pertama TS10 yang dianggap sebagai penyempurnaan efek itu. Terus ada TS5 yang masuk ke seri murah, Soundtank.

Sayangnya TS malah jadi produk yang langka. Apalagi TS-808 dan TS9 yang legendaris. Hasilnya dua efek itu dijual dengan harga yang cukup mahal.

Di sini, Nisshin ngeliat peluang. Mereka ngajuin ide untuk ngerilis seri reissue dari pedal ini di dekade 1990an yang langsung disetujuin.

Akhirnya sejak 1992 reissue TS9 mulai diproduksi. Enam tahun kemudian seri deluxe-nya, TS9DX, juga dilepas ke pasaran.

Sejak saat itu variasi TS juga membanjiri pasar. Ada yang untuk harga budget kayak TS Mini, atau TS9 Turbo, atau TS9B (untuk bass).

Jadi, apa yang bikin TS ini unik? Kemampuan untuk nge-boost frekuensi mids. Hal ini yang bikin banyak gitaris jatuh cinta sama si hijau kecil legendaris tersebut.

Kayak yang dibilang sama salah satu petinggi Ibanez, Frank Facciolo, "karakter legendaris suara TS didapat dari boost midrange-nya."

Sekarang Ibanez enggak nganggep TS sekadar efek lagi. Terbaru mereka ngeluarin amplifier yang menggunakan teknologi dari TS.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!