Ini 3 Brand Gitar yg Mulai Curi Perhatian

by Tyo Harsono on Dec 10, 2021

Fender, Gibson, Ibanez, sama Yamaha mungkin enggak asing di telinga pencinta gitar. Tapi tahu enggak sih, kalau ada beberapa brand yang sekarang mulai mencuri perhatian!

Persaingan di industri gitar mulai semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari entry level sampai high end, banyak yang bermunculan.

Di level high end, ada gitar macam Suhr, Nash, Sadowsky. Kalau di entry level, mulai bersaing merk kayak SX, Firefly, sampai Grassroots.

Menariknya, beberapa toko gitar juga udah mulai bikin gitar sendiri. Contohnya Chapman Guitars (Anderton) atau Harley Benton (Thomann).

Nah, di tengah persaingan brand baru ini, ada tiga yang benar-benar menarik perhatian. Ketiganya punya strategi masing-masing untuk mencuri pasar di persaingan industri gitar yang ketat.

Siapa saja produsen "terbilang" baru yang mulai mencuri perhatian ini? Berikut ini adalah daftarnya!

Bacchus

Pertama, mari mengenal produsen gitar yang sedang naik daun asal Jepang ini. Bacchus berdiri sejak 1977 di Jepang dan awalnya hanya bikin gitar copy (waktu itu dengan nama Deviser).

Kebakaran di pabrik mereka bikin Deviser rebranding jadi Bacchus sejak 1991. Sampai 2005, Bacchus masih hanya bikin gitar copy dan tiruan Fender sama Gibson.

Hebatnya, masuk dekade 2010an, nama Bacchus mulai banyak dikenal. Di Indonesia sendiri strategi yang dipakai oleh mereka adalah bekerja sama dengan banyak musisi.

Hasilnya, bisa dibilang Bacchus jadi market leader untuk brand gitar anyar, terutama di Asia dan Indonesia. Untuk menjaga kualitas, mereka juga nge-QC gitar-gitarnya di Jepang langsung.

Sire

Berdiri sejak 1998, Dame sukses jadi salah satu produsen gitar paling top di Korea Selatan. Sayangnya, mereka kesulitan nembus pasar internasional.

Enggak kehabisan akal, CEO Dame, Kyle Kim, bikin terobosan anyar. Kim nge-rebranding Dame jadi Sire. Enggak tanggung-tanggung, dia ngegandeng bassist terkenal Marcus Miller untuk bikin signature.

Hasilnya luar biasa, bass bikinan Sire langsung mencuri perhatian internasional. Sayangnya gitar buatan mereka yang awalnya kerja sama sama gitaris top Korea, Sungha Jung, gagal total.

Akhirnya gitar bikinan Sire baru berhasil setelah ngegaet gitaris legendaris, Larry Carlton. Sekarang Sire juga mulai ngejual gitar elektrik setelah awalnya cuma gitar akustik.

Sheeran by Lowden

Bacchus ngetop dengan gitar elektriknya, Sire berawal dari bassnya. Nah, untuk gitar akustik, Lowden Guitars brand baru yang cukup mencuri perhatian.

Sebenarnya Lowden bukan merk baru, sama kayak Bacchus dan Sire yang merupakan hasil rebranding. Lowden udah memproduksi gitar selama 45 tahun.

Mirip kayak Sire, Lowden juga bisa dibilang berhasil berkat kerja samanya dengan musisi top. George Lowden mutusin buat kerja sama dengan salah satu gitaris terbaik saat ini, Ed Sheeran.

Hebatnya, gitar bikinan Lowden sukses bikin Sheeran berpaling dari Martin! Hasilnya sekarang ada delapan varian Sheeran by Lowden yang beredar di pasaran.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!