Yuk Kenalan Sama Jenis-jenis Overdrive! Mana Sih yang Paling Cocok untuk Kamu?

by Tyo Harsono on Nov 26, 2021

Kebanyakan gitaris kalau beli gitar pertama, pasti overdrive atau enggak distortion. Banyak yang gonta-ganti overdrive karena enggak cocok. Nah, biar enggak buang-buang duit, nih ada tips-nya!

Ada ribuan overdrive di seluruh dunia, mulai dari merk mainstream kayak Boss, merk budget kayak Joyo, sampai butik macam JHS.

Nah enggak taunya overdrive ini ada jenis-jenisnya sendiri loh. Secara umum, ada empat jenis overdrive yang ditambah lagi sama dua sub kategori dari dua jenis yang ada.

Di artikel kali ini, kami bakal ngebahas jenis-jenis overdrive yang ada. Mau tau apa aja jenis overdrive? Yuk simak artikel di bawah ini!

Soft Clipping

Secara umum, soft clipping ada dua jenis, modelan Tube Screamer sama Bluesbreaker. Nah, di bawah ini bakal dijelasin deh beda keduanya.

Soft Clipping - Tube Screamer style

Kategori pertama ini yang paling populer dari semua jenis overdrive. Tipe ini berdasarkan dari si hijau legendaris, Ibanez Tube Screamer.

Hampir semua orang pasti punya (atau pernah punya) pedal ini. Sirkuitnya bisa dibilang kayak junk food di dunia per-overdrive-an, udah dicopy berkali-kali.

Ciri khas dari overdrive model ini, kedengerannya kayak transparan, padahal enggak. Overdrive model ini punya keunggulan nge-boost frekuensi mid.

Soft Clipping -  Bluesbreaker style

Awalnya, Marshall punya ampli Bluesbreaker. Di awal 1990an, mereka ngerilis pedal Bluesbreaker yang diinspirasiin dari ampli itu.

Hasilnya banyak copy dari Bluesbreaker yang berkeliaran. Mulai dari Analogman King of Tone sampai JHS Morning Glory.

Beda paling jelas dari tipe ini sama sebelumnya adalah transparasinya. Kalau Tube Screamer nge-boost mid, Bluesbreaker justru transparan banget.

Hard Clipping

Sama kayak soft clipping, hard clipping juga punya dua jenis. Lagi-lagi kami bakal ngejelasin beda dari setiap jenisnya.

Hard Clipping - Overdrive/Distortion

Salah satu perbedaan antara hard clipping sama soft clipping adalah peletakan diode-nya. Nah, hard clipping ini diode-nya ada di bagian ujung sirkuit.

Untuk tipe pertama, overdrive/distortion, hard clipping ngebikin suaranya enggak terlalu bersih. Bisa dibilang hal itu karena semua sinyal dari gitarmu udah di clip.

Kalau kamu kadang mainin gitar yang butuh dirt banget, hard clipping tipe ini cocok banget buatmu. Gain dikecilin, jadi overdrive, gain kamu besarin jadi distortion. Contoh pedalnya DOD Preamp 250 atau MXR Distortion +.

Hard Clipping - Klon style

Sejak pertama keluar di 1990an, Klon Centaur langsung jadi pusat perhatian. Hebatnya, sirkuit pedal ini enggak ketahuan sampe 2008 loh.

Sebelum tahun itu banyak yang nyangka pedal ini varian dari soft clipping. Tapi enggak tahunya memang ini jenis sirkuit baru yang walau hard clipping, suaranya enggak terlalu galak.

Sejak 2008an harga Klon Centaur justru naik terus. Tapi copy nya yang punya harga lebih murah juga mulai muncul kayak Joyo Tauren atau J Rockett Archer.

Transistor non Op-Amp

Kategori berikutnya adalah transistor non op-amp. Overdrive jenis ini enggak punya op-amp kayak soft clipping atau hard clipping.

Overdrive jenis ini sebenernya mirip sama ampli tabung. Bisa dibilang jenis suara gitarmu bakal tergantung sama seberapa kenceng kamu nge-strumming senar gitarmu.

Ada beberapa jenis overdrive tipe ini. Yang paling legendaris sih Boss BD-2 (termasuk varian Waza Craft, BD2w), Rob Keeley Super Phat Mod, dan Ibanez Mostortion MT-10.

Amp in a Box

Ini jenis overdrive yang nge-simulasiin pedal. Ada beberapa jenis pedal dari jenis ini yang punya karakter overdrive dari sebuah ampli.

Contohnya adalah Strymon Iridium, Mesa Boogie V Twin, Hughes & Kettner Tubeman MK II. Pedal-pedal tersebut mensimulasikan karakter overdrive dari ampli.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!