Musicmaster, Duo Sonic, dan Mustang: Cikal Bakal Gitar Low Budget Fender

by Tyo Harsono on Nov 5, 2021

Sekarang sudah banyak alternatif gitar murah Fender. Mulai dari Squier yang memang anak perusahaan mereka sampai produk keluaran produsen rival.

Fender sudah mengeluarkan Telecaster sejak awal dekade 1950an. Kemudian disusul dengan Stratocaster pada pertengahan dekade yang sama.

Dua gitar buatan Fender langsung mendapat perhatian dari musisi profesional. Sayangnya ukuran dan harga gitar-gitar itu kurang bersahabat untuk gitaris pemula.

Hasilnya tak banyak gitaris muda yang memakai gitar Fender. Hal itu langsung menjadi kekhawatiran tersendiri bagi petinggi Fender, Don Randall.

Ketika itu Randall khawatir Fender bakal lekang oleh waktu. Maklum, kebanyakan gitaris pemula tidak memiliki akses ke gitar-gitar Fender.

Telecaster dan Stratocaster punya harga yang cukup mahal untuk saat itu. Memang masih ada alternatif lain yaitu Fender Esquier yang harganya cukup terjangkau.

Akan tetapi Esquier (bersama Telecaster dan Stratocaster) punya masalah lain. Ukurannya kurang nyaman karena cukup besar.

Hal ini yang membuat Randall meminta Leo Fender mendesain gitar untuk anak-anak dan gitaris wanita. Permintaan yang dijawab oleh Leo Fender tak lama berselang.

Tidak tanggung-tanggung, Leo langsung memberikan dua desain baru. Pertama Musicmaster yang disusul oleh Duo-Sonic.

Ukuran Musicmaster dan Duo-Sonic memang cukup kecil. Bagian neck-nya hanya memiliki scale 22,5 inch dibanding Strato dan Tele yang mencapai 25,5 inch.

Musicmaster yang pertama kali dikeluarkan memiliki body dari ash dengan neck maple. Gitar ini hanya memiliki satu pickup dan dianggap sebagai miniatur Strato.

Baru pada 1956 Duo-Sonic keluar. Perubahan dilakukan dengan mengganti kayu menjadi alder dan body-nya sedikit lebih tipis.

Pada dasarnya Musicmaster dan Duo-Sonic adalah gitar yang sama. Perbedaan hanya di jumlah pickup (Duo-Sonic memakai dua pickup) dan ketebalan body.

Perubahan terjadi pada 1959. Musicmaster dan Duo-Sonic, seperti produk Fender lain, mengalami perubahan fretboard dari maple ke rosewood.

Pada 1964, menilik popularitas surf rock, Randall berkata ke Leo kalau mereka butuh gitar low budget dengan tremolo. Di sini, lahirlah Mustang.

Mustang sendiri punya scale yang lebih panjang ketimbang dua pendahulunya. Mustan dibekali dengan scale 24 inch.

Pada pertengahan 1960an, Mustang sempat menjadi pilihan gitaris pemula dan wanita. Puncak kejayaan Mustang adalah akhir dekade yang sama.

Saat itu Fender mengeluarkan Mustang dengan tiga garis dan matching headstock. Gitar ini disukai oleh para penggemar gitar dan sempat populer.

Sayangnya popularitas ketiga gitar ini mulai meredup memasuki dekade 1970an. Kedatangan produsen dari Asia membuat Musicmaster, Duo-Sonic, dan Mustang ditinggalkan.

Fender sendiri praktis tidak mengeluarkan gitar-gitar low budget untuk waktu yang cukup lama. Maklum, mereka kesulitan menandingi harga produsen-produsen asal Asia itu.

Nah, bagaimana akhirnya Fender bisa memproduksi gitar low budget? Apa yang membuat Fender akhirnya membuat Squier?

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!