Gini Loh, Caranya Supaya Bisa Dapat Sound Gitar dan Bass Kayak Nirvana

by Tyo Harsono on Nov 19, 2021

Music grunge mendominasi dunia pada awal dekade 1990an. Nirvana merupakan band yang membuat sub genre tersebut meroket sekitar 30 tahun silam.

Nirvana merevolusi dunia saat itu dan menjadi inspirasi anak muda untuk bermain gitar. Sejak kehadiran Nirvana, banyak perubahan sudah terjadi.

Sebagai perbandingan, tarik mundur 30 tahun sebelumnya (60 tahun dari saat ini), banyak hal yang enggak terbayang. The Beatles belum terkenal dan Rolling Stones bahkan belum dibentuk.

Perubahan yang dibawa Nirvana dan kawan-kawan bukan hanya dari segi musik. Melainkan juga fashion, tren, sampai penggunaan gitar-gitar yang di dekade sebelumnya enggak laku.

Sayangnya keberadaan Nirvana tidak terlalu lama. Pada 1994 vokalis sekaligus gitaris mereka, Kurt Cobain, meninggal dunia karena bunuh diri.

Sepanjang kariernya, Nirvana hanya mengeluarkan tiga album. Ketiganya adalah Bleach (1989), Nevermind (1991), dan ditutup dengan In Utero (1993).

Kurt sendiri awalnya memang sempat memakai Stratocaster. Namun, dia lebih terkenal dengan Jaguar atau Mustang-nya. Sebelum meninggal pun dia sempat membuat gitar Fender Jagstang.

Satu hal yang paling penting dari Nirvana adalah, Kurt hanya menggunakan power chord. Bahkan, dalam wawancaranya dia sempat berkata, "ketika sudah memahami power chord, lo enggak butuh belajar yang lainnya."

Hal itu yang bisa kita lihat dari 'solo' gitar Kurt seperti di Smells Like Teen Spirit dan Come As You Are. Keduanya tidak terlalu virtuoso dan lain sebagainya.

Kalau kamu ingin terdengar sepertinya, ada tiga jenis gitar yang cukup penting. Yaitu Fender Stratocaster, Fender Jaguar yang dimodif menggunakan humbucker, serta Fender Mustang yang pickup bridge nya diganti dengan humbucker (kamu juga bisa memakai copy dari merk lain kalau Fender terlalu mahal).

Untuk amplifier sendiri, Kurt identik dengan Vox AC30. Sementara efeknya antara lain Univox Hiflyer,, Boss DS-2, Pro-Co RAT, dan Electro Harmonix Small Clone, Polychorus, Echoflanger, serta Big Muff.

Sementara untuk para bassist, Krist Novoselic menggunakan banyak bass. Namun, kamu bsia memakai Ibanez Black Eagle sebagai permulaan.

Alternatif lain adalah bass-bass Gibson seperti Ripper, RD, EB, atau Thunderbird. Kamu juga bisa menggunakan bass yang memakai humbucker sebagai opsi lain (selama bukan yang hanya memiliki satu humbucker seperti Musicman).

Urusan amplifier, ada tiga yang sering dipakai oleh Krist, yaitu Ampeg SVT 400T, Fender BXR Dual Bass 400, dan Laney Pro Bass amp. Kalau efeknya, Krist memakai tiga, MXR Distortion+, Pro-Co RAT, dan Boss DS-1.

Jadi bagaimana, sudah siap untuk terdengar seperti wangi remaja?

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!