Sakit Hati ke Gibson yang Berujung Pickup Gitar Akustik

by Tyo Harsono on Oct 6, 2021

Kalau dikelola dengan baik, sakit hati memang bisa menjadi motivasi. Contohnya adalah Llyoyd Loar yang menciptakan pickup gitar akustik karena sakit hati dengan Gibson.

Loar adalah salah satu inventor terbaik Gibson. Namun, bukan hanya itu, dia juga sudah lama menggemari produk tersebut dan bermimpi bekerja di sana.

Saat masih muda Loar adalah seorang pemain mandolin. Kala itu dia senang menggunakan mandolin buatan Gibson sampai berusia 20 tahun.

Lima tahun berselang, Loar mulai berhubungan dengan Gibson. Namun, awalnya dia hanya performer dan penasihat untuk brand itu.

Sampai akhirnya dia mempunya ide untuk membuat mandolin buatan Gibson menjadi lebih baik. Gibson pun merekrutnya untuk divisi pengembangan.

Loar memang membawa ide baru ke tubuh Gibson. Beberapa karyanya terbukti berhasil, contohnya Gibson F-5 mandolin dan L-5 guitar.

Bahkan mandolin F-5 buatan Loar lebih disukai ketimbang karya Orville Gibson sendiri. Namanya pun semakin meroket saat itu.

Sayangnya bekerja di perusahaan impian tidak selalu berarti mimpi indah. Kerja sama Loar dengan Gibson berakhir pada 1924.

Semua bermula dari keinginan Loar untuk membuat gitar elektrik. Saat itu dia ingin memberikan penguat sinyal di gitar akustik agar suaranya tidak kalah dengan instrumen lain.

Akan tetapi, seperti kita semua ketahui, Gibson adalah perusahaan konservatif. Ketika Fender sudah membuat Precision Bass, mereka masih memikirkan double bass.

Saat Fender sudah merilis Broadkaster/Telecaster, Gibson masih ngotot dengan gitar arch top-nya. Wajar ketika akhirnya Loar memutuskan mundur dari sana.

Kala itu Gibson masih mementingkan tradisi berusia 25 tahun mereka menjual gitar akustik. Gibson tak berani mengambil risiko dengan mengembangkan gitar listrik.

Kondisi tersebut yang akhirnya membuat Loar angkat kaki. Dia merasa tidak nyaman berada di lingkungan yang mementingkan uang.

Loar pun menciptakan perusahaan sendiri pada awal dekade 1990an. Saat itu namanya adalah ViviTone dan niatnya membuat pickup untuk gitar akustik.

Pickup gitar akustik generasi pertama ini bisa dicopot pasang dan disambungkan ke bridge. Pickup ini sayangnya tidak bisa diproduksi karena berbagai alasan.

Ide Loar ini akhirnya menjadi inspirasi bagi Harry DeArmond. Dia menggunakan desain yang hampir sama dengan Loar untuk produksinya.

DeArmond memproduksi dua jenis pickup kala itu. Pertama adalah FH/FHC untuk gitar archtop lalu RH/RHC untuk gitar flattop.

Pickup buatan DeArmond ini yang langsung menjadi pickup gitar pertama di dunia. Musisi jazz zaman itu langsung senang menggunakannya.

Gibson sendiri akhirnya merilis pickup sendiri setelah ditinggal oleh Loar. Mereka menjilat ludah sendiri dengan memproduksi gitar archtop elektrik.

Gitar akustik elektrik pertama Gibson adalah ES-150. Banyak musisi jazz top era itu yang menggunakannya, tetapi paling terkenal adalah Charlie Christians.

Sejak saat itu perkembangan gitar akustik elektrik pun semakin besar. Terbaru, Fender dengan seri acoustasonic keluaran mereka.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!