Remaja 2000an, Ini Panduan Gear Pop Punk Idolamu!

by Tyo Harsono on Oct 13, 2021

Band pop punk meracuni remaja-remaja yang tumbuh pada dekade 2000an. Meski sempat dimusuhi generasi yang lebih tua, kini musik pop punk mulai menjadi klasik.

Nama-nama seperti Blink-182, Avril Lavigne, dan SUM 41 mempopulerkan sub genre tersebut. Genre ini sendiri terinspirasi dari punk rock, pop, dan power pop yang muncul terlebih dulu.

Menariknya, pop punk sendiri sudah ada sejak 1970an. Namun popularitas sub genre ini baru meroket sejak akhir 1990an.

Maklum, awalnya pop punk enggak mendapat tempat. Buat pop mainstream terlalu keras, tetapi dianggap cengeng oleh anak-anak punk.



Sampai akhirnya pop punk mulai mendapat tempat di akhir dekade 1990an sampai pertengahan 2000an. Lagu-lagu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari membuat mereka digandrungi remaja.

Nah, dalam pergerakannya, pop punk seolah menepis beberapa stereotip untuk urusan gitar. Seperti Telecaster dan ES-335 yang sebelumnya identik dengan musik seperti country atau blues.

Tentu banyak yang penasaran dengan gear musisi pop punk kan? Terutama remaja-remaja 2000an yang sekarang sudah punya anak satu? Nah, ini daftarnya!

Baca Juga: Suka Band-band Britpop? Ini Tips Cara Dapat Sound Ala Mereka

Tom DeLonge

Bisa dibilang, Blink-182 merupakan bapaknya pop punk. Trio yang digawangi oleh Tom DeLonge, Mark Hoppus, dan Travis Barker ini merajai skena musik dunia pada awal dekade 2000an.

DeLonge sendiri mengawali karier bersama Blink dengan lagu-lagu punk rock klasik. Namun, kelamaan mereka mulai berevolusi ke pop punk.

Pada awal kariernya DeLonge akrab dengan Fender Stratocaster. Bahkan Fender sempat membuatkannya signature dengan pickup Seymour Duncan Invader.

DeLonge mulai beralih ke Gibson ES-335 sebelum pindah ke Gibson ES-333. Kemudian Epiphone membuatkannya Tom DeLonge 333 Signature.

Untuk amplifier DeLonge menggunakan Mesa Boogie Triple Rectifier. Kemudian dia mengombinasikannya dengan Marshall JCM900.

SUM 41

Nama SUM 41 mulai terdengar pada 2001 lewat album All Killer No Filler. Album ini meningkatkan popularitas pop punk dan band ini sendiri.

Ada dua gitaris di SUM 41, Dave Baksh dan Deryck Whibley. Baksh berperan sebagai lead gitar sementara Whibley rhytm sekaligus vokalis.

Whibley sendiri identik dengan Fender Telecaster Deluxe sampai dibuatkan signature oleh Squier. Namun dia juga memakai gitar lain seperti Gibson Les Paul.

Lain lagi Baksh yang menggunakan PRS Singlecut. Menurutnya, humbucker di PRS berbeda dengan milik Gibson atau Fender.

Keduanya menggunakan amplifier Marshall pada awal kariernya. Namun Whibley dan Baksh kini berpindah memakai Kemper.

Avril Lavigne

Popularitas pop punk mencapai puncak berkat kehadiran Avril Lavigne. Single Sk8er Boi nya melekatkan skena punk dengan punk.

Kehadiran Avril membuat banyak gitaris perempuan terinspirasi saat itu. Maklum, waktu itu enggak banyak gitaris perempuan yang memainkan musik semacam pop punk.

Avril sendiri suka dengan suara Telecaster dengan humbucker seperti signature-nya buatan Squier. Namun terkadang dia bereksperimen menggunakan Gibson Les Paul.

Kalau untuk gitar akustik, penyanyi asal Kanada ini beberapa kali berganti, mulai dari Gibson L-00, Takamine, sampai akhirnya Fender Newporter.

 Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!