Mengintip Gear John Mayer dari Masa ke Masa

by Tyo Harsono on Oct 15, 2021

Saat ini John Mayer terkenal mengandalkan PRS Silver Sky-nya. Nah, sebelum itu Mayer identik dengan produk-produk Fender, terutama Stratocaster.

Nama Mayer melejit berkat album Continuum serta Try! (dengan nama John Mayer Trio). Hal itu membuatnya menjadi guitar hero dekade 2000an.

Akan tetapi, sebelum itu dia sudah sempat mengeluarkan beberapa album. Sebelum Continuum, Mayer mulai didengar berkat single seperti Daughter dan Your Body Is A Wonderland.

Sebelum era PRS, Mayer dikenal punya gitar signature buatan Fender. Waktu itu dia menamainya Black1 yang diproduksi oleh Fender Custom Shop.

Menariknya gitar-gitar Mayer era awal karier justru seolah enggak tersentuh. Padahal justru itu yang menjadi cikal bakal pencarian jati dirinya.

Buat yang belum tahu, gitar serius pertama Mayer adalah gitar signature. Tepatnya Fender Artist Series Stevie Ray Vaughan Stratocaster.

Gitar ini Mayer dapatkan dari hasil menukar gitar Takamine 12 senarnya. Selain itu juga pedal distorsi Mesa/Boogie.

Untuk urusan gitar akustik sendiri Mayer lagi-lagi menggunakan signature. Kali ini Martin DM3MD Dave Matthews.

Hampir seluruh album Room For Squares direkam menggunakan kedua gitar itu. Terutama Martin miliknya karena memang mengandalkan nomor-nomor akustik.

Kalau pedalnya, Mayer masih belum memakai banyak pedal. Praktis hanya Marshall Bluesbreaker, Klon Centaur, Novak Expression, dan Ibanez TS-10.

Mayer bereksperimen dengan amplifier. Dia sudah mencoba berbagai gitar Fender sebelum memutuskan memakai Vibro-King.

Seperti disebut sebelumnya, Mayer menuai sukses lewat Continuum. Setelah itu, Fender dan Martin membuatkannya gitar signature.

Fender Custom Shop membuatkannya Black1 Stratocaster. Sedangkan Martin memproduksi OMJM John Mayer signature.

Menariknya, Mayer justru sempat menggunakan Gibson sebelum dibuatkan signature oleh Fender. Tepatnya Gibson SG Standard untuk lagu Friends, Lovers, or Nothing dari album Battle Studies.

Mungkin hal tersebut yang membuat Fender akhirnya kalang kabut dan membuatkannya signature? Apalagi Mayer mengaku sangat menyukai gitar Gibson itu.

Mayer juga pernah menggunakan gitar lain. Contohnya Gibson ES-335 serta Fender Monterey Stratocaster dalam beberapa festival yang dia ikuti.

Beralih ke ampli, Mayer berpaling dari Fender lebih cepat. Dia mulai menggunakan Two Rock John Mayer Signature Amp sejak 2007.

Salah satu tambahan pedal di pedalboard Mayer adalah Universal Golden Audio Reverberator. Efek itu dia gunakan untuk mencari suara spring reverb natural.

Sayangnya Fender dan Mayer berpisah pada 2014. Setelah itu dia sempat memakai gitar Charvel sebelum bekerja sama dengan PRS.

Kalau gitar akustik, Mayer masih setia dengan Martin. Namun dia lebih suka memakai Martin D-45 ketimbang signature nya sendiri.

Nah, di era ini Mayer mulai mengeksplorasi pedal. Beberapa pedal baru masuk ke pedalboard miliknya seperti Strymon Flint, OB.1, dan Volante.

Selain itu juga ada Boss OC-3, Keeley Katana Boost, EHX Q-Tron, Pete Cornish TES, Way Huge Aqua Puss, dan Source Audio Spring Reverb.

Untuk urusan ampli, Mayer juga bekerja sama dengan PRS. Mereka mengeluarkan PRS John Mayer J-Mod 100 yang dikombinasikan dengan Fractal Axe-FX III.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!