Eddie van Halen yang Tak Berhenti Mengejar Kesempurnaan

by Tyo Harsono on Oct 20, 2021

"Gue enggak pernah suka gitar yang baru gue beli dari toko. Mereka enggak punya apa yang gue mau dari gitar," ujar Edie van Halen dalam sebuah wawancara pada 1970an.

Terkenal sebagai salah satu dewa gitar, Van Halen memulai karier dengan gitar murah. Awalnya dia hanya memakai gitar murah buatan Teisco.

Gitar itu dia pilih karena dua alasan. Pertama, karena merasa suara Stratocaster terlalu tipis tetapi ES-335 enggak seperti rock star.

Hal itu yang membuat Van Halen mulai mengutak-atik gitar. Beberapa percobaan dia lakukan di rumahnya, demi gitar sempurna versinya.

Dalam perjalannya, Van Halen menggabungkan kualitas dari Fender dan Gibson. Dari situ, lahirlah gitar yang dia namai Frankenstrat.

Frankenstrat pertama Van Halen kabarnya terbuat dari body Charvel Boogie. Kemudian dia mengambil humbucker PAF dari Gibson ES-335 untuk ditaruh di posisi bridge.

Tak cukup dari situ, fret Gibson ES-335 juga dia taruh di fretboard gitarnya. Kemudian vibrato Strato dia modifikasi sendiri.

Dari situ Van Halen mendapat endorsement dari Kramer pada 1983. Kerja sama keduanya membuat Kramer terkenal pada dekade 1980an.

Bersama Kramer, Van Halen membuat Frankenstrat baru. Basic-nya, gitar itu adalah Kramer Pacer special dengan headstock seperti stick hockey.

Kombinasinya masih mirip, dengan humbucker pada bagian bridge dan satu control untuk volume. Namun, Van Halen bekerja sama dengan Floyd Rose untuk vibrato system.

Nah, keberanian Van Halen melakukan berbagai eksperimen yang membuat gitar model Super Strat semakin populer. Namun, dia merasa masih ada yang kurang.

Apakah itu? Ternyata suara selain dari gitarnya. Pada awal kariernya Van Halen seringkali menggunakan Marshall JTM100 dengan satu atau dua kabinet.

Lagi-lagi Van Halen merasa belum puas. Dia pun membawa ampli-nya ke teknisi bernama Jose Arredondo. Sayangnya enggak ada yang tahu modifikasi apa yang dia lakukan.

Menariknya, enggak lama kemudian dia mengganti amplinya. Kali ini dia memakai Laney yang digabungkan dengan Marshall.

Kembali ke gitar, Van Halen berganti ke Music Man pada 1991 dengan mengeluarkan seri Music Man Edward Van Halen Model.

Sayangnya kerja sama keduanya tak bertahan lama. Di pertengahan 1990an Van Halen pindah ke Peavey dan bekerja sama dengan Jim DeCola.

Kerja sama Peavey dan Van Halen berakhir pada 2004. Setelah itu dia bekerja sama dengan Fender untuk membuat brand bernama EVH.

Sepanjang sisa hidupnya, Van Halen menggunakan gitar EVH hasil kerja samanya dengan Fender. Namun dia masih tetap melakukan beberapa modifikasi.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!