Kesalahpahaman yang Membuat Gibson Mengakuisisi Epiphone

by Tyo Harsono on Sep 24, 2021

Sekarang Epiphone dikenal sebagai anak perusahaan Gibson. Namun, tidak demikian beberapa dekade lalu. Sampai akhirnya sebuah kesalahpahaman membuat Gibson mengakuisisi Epiphone pada dekade 1950an.

Epiphone sendiri adalah produsen alat musik yang dibuat sejak 1873. Produsen itu dibuat oleh Anastasios Stathopoulos di wilayah Kerajaan Ottoman yang sekarang menjadi Yunani.

Krisis ekonomi di wilayah Yunani membuat Anastasios yang sudah memiliki anak, Epaminondas (atau Epi), Alex, Minnie, Orpheu, Frixo, dan Ellie lari ke Amerika Serikat.

Di sana keluarga Anastasios melanjutkan membuat alat musik. Epi yang merupakan anak tertua melanjutkan bisnisnya dan menamai alat musik buatan mereka Epiphone (gabungan dari namanya dan bahasa Yunani Phon yang artinya suara).

Pada kepemimpinan Epi, perusahaan itu maju pesat. Saat itu mereka membuat gitar dan banjo yang digemari oleh para musisi.

Akan tetapi, produk terbaik mereka adalah double bass. Double bass buatan Epiphone disebut-sebut sebagai yang terbaik ketika itu.

Sayangnya perkembangan Epiphone terhambat sejak kematian Epi pada 1943. Kedua adiknya, Orphie dan Frixo gagal meneruskan kesuksesan kakaknya.

Hasilnya, memasuki dekade 1950an Epiphone mulai goyah. Tren itu berbanding terbalik dengan Gibson yang dipimpin Ted McCarty dan Leo Fender dengan Fender-nya.

Gibson sendiri merupakan saingan utama Epiphone kala itu. Namun rupanya McCarty merupakan penggemar berat double bass buatan Epiphone.

Ketika itu Gibson sendiri memang sedang kesulitan menyaingi pasar bass yang dikuasai Fender. Dengan Fender Precision-nya, mereka menghadirkan revolusi.

McCarty sendiri yakin hanya double bass buatan Epiphone yang bisa menyaingi Fender Precision. Hal itu yang membuatnya nekat menghubungi Epiphone.

Di tengah kemunduran Epiphone, McCarty meminta Orphie agar menjual lisensi bass kepadanya. Rupanya hal itu selalu terpatri dalam kepala Orphie.

Ucapan McCarty membuat Orphie menghubunginya pada April 1957. McCarty menawarkan 20 ribu dolar kepada Orphie yang langsung diterima.

Nah, di sini ada kesalahpahaman lucu. Ketika orang-orang Gibson sedang mengepak alat-alat milik Epiphone, mereka menemukan kejanggalan.

Ternyata Epiphone memberikan semua aset mereka untuk Gibson. Terjadi kesalahpahaman, di mana McCarty mengira uang 20 ribu dolar tersebut hanya untuk lisensi double bass Epiphone.

Sementara itu, Orphie menyangka uang itu untuk membeli seluruh produk Epiphone. Pihak Gibson yang cepat menyadari hal itu langsung mempercepat proses pemindahan aset-aset Epiphone.

Sampai akhir, nampaknya Orphie tidak pernah menyadari kesalahan yang dia lakukan. Sementara itu, McCarty dan Gibson menuai keuntungan dari kesalahpahaman tersebut.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!