Telecaster Thinline, Ketika Telecaster Kawin Silang dengan ES-335

by Tyo Harsono on Aug 23, 2021

Hewan aneh yang seperti kawin silang beberapa spesies banyak terlihat di dunia, seperti Zebra atau Platipus. Nah di dunia gitar pun, hal seperti itu ada, seperti Telecaster Thinline misalnya.

Sejak keluar pada 1951, Telecaster dan Fender seolah menjadi anti tesis dari Gibson. Maklum, sampai awal 1950an, Gibson hanya memproduksi gitar akustik atau hollow body.

Semua berubah pada 1968. Fender mengeluarkan seri Telecaster Thinline. Tujuannya saat itu satu, menyaingi dominasi Gibson di pasar gitar hollow body.

Niatan Fender enggak tanggung-tanggung. Mereka sampai membajak Roger Rossmeisl yang sebelumnya pernah bekerja untuk Gibson dan Rickenbacker.

Menariknya, lubang berbentuk F yang biasanya ada dua di gitar hollow body, hanya ada satu di Telecaster Thinline.

Meski untuk mencuri pasar gitar hollow body, nyatanya Telecaster Thinline berbentuk semi hollow body. Hanya bagian atas gitar saja yang bolong.

Semua spesifikasi Telecaster Thinline sama persis dengan Telecaster normal. Dua single coil ada di tubuh gitar tersebut.

Akan tetapi perubahan terjadi pada 1972. Semakin ingin mengalahkan dominasi Gibson, Fender mengubah konfigurasi menjadi humbucker di neck dan bridge.

Berbeda dengan humbucker-nya Gibson, Fender memakai Wide Range Humbucker. Pickup tersebut dirancang oleh Seth Lover yang sebelumnya merancang humbucker Gibson.

Body gitar pun berubah dari sebelumnya menggunakan kayu mahogany, menjadi swamp ash. Sayangnya orang-orang saat itu lebih suka Telecaster biasa atau ES-335.

Akhirnya kesabaran Fender pun habis. Di tengah perpindahan kepemilikan, produksi Telecaster Thinline pun dihentikan pada 1979 karena mereka ingin fokus ke produk-produk andalannya.

Fender sendiri sempat memproduksi kembali Telecaster Thinline pada 1990an. Namun hanya sebentar karena saat itu Fender tidak mempromosikan Telecaster Thinline secara gencar.

Setelah itu pun percobaan membangkitkan kembali Telecaster Thinline sempat mereka lakukan. Sayangnya Thinline terlalu segmentif. Memang gitar ini mempunyai tempat sendiri bagi gitaris. Apalagi karakternya berbeda dengan sound khas twang dengan mid yang sangat khas dan sound yang sedikit lebih fat dari telecaster pada umumnya.

Sampai akhirnya Fender memutuskan memindahkan produksi Telecaster Thinline ke Squier. Di sana, gitar itu justru laku.

Telecaster Thinline sempat masuk beberapa seri Squier. Mulai dari Master Series, Vintage Modified, sampai Classic Vibes.

Sejak saat itu, Telecaster Thinline selalu menjadi bagian dari produksi Squier. Terbaru mereka mengeluarkan Cabronita Thinline Telecaster sebagai bagian dari Paranormal Series.

Sementara itu, Fender sendiri terakhir kali mengeluarkan Telecaster Thinline adalah pada 2016. Saat itu berada dalam seri American Elite.

Beberapa gitaris ternama pernah memakai Fender Telecaster Thinline. Seperti Bob Dylan, Daryl Hall (Hall & Oates), Curtis Mayfield, sampai Jonny Lang.

Jadi bagaimana menurutmu? Apakah Telecaster Thinline merupakan perkawinan sukses antara Telecaster dengan ES-335? Atau sebaiknya menggunakan kedua gitar tersebut secara terpisah?

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!