ES-335, Strategi Gibson Rebut Kembali Pasar Lama

by Tyo Harsono on Aug 16, 2021

Sebelum dekade 1950an, Gibson terkenal sebagai produsen gitar-gitar hollow body. Namun kedatangan Fender membuat mereka harus berevolusi.

Leo Fender dengan Telecaster dan Stratocaster-nya mengubah lanskap pergitaran pada 1950an. Hal itu membuat produsen gitar lain harus beradaptasi.

Gibson misalnya, mereka terkenal dengan gitar akustik dan archtop. Saat mengeluarkan gitar elektrik pun masih yang full hollow body.

Sayangnya gitar-gitar keluaran Gibson memiliki masalah feedback. Hal yang hanya bisa diatasi dengan gitar solid body seperti buatan Fender.

Kondisi tersebut akhirnya membuat Gibson beradaptasi. Perusahaan yang berdiri di Michigan itu pun membuat gitar Solid Body yang dinamakan Gibson Les Paul.

Kala itu Gibson bekerja sama dengan gitaris jazz ternama Les Paul. Sayang, meski mendapat banyak penggemar baru, Gibson ditinggal fans lama mereka.

Alasannya karena sebagian besar pencinta Gibson adalah penggemar gitar hollow body mereka. Lagi-lagi kondisi ini membuat Gibson harus memutar otak.

Presiden Gibson saat itu, Ted McCarty, memiliki ide yang menarik. McCarty ingin membuat gitar yang tidak memiliki feedback parah tetapi masih menunjukkan kecantikan hollow body ala Gibson.

Hasilnya, pada 1958 Gibson melahirkan ES-335. ES sendiri merupakan singkatan dari Electric Spanish dan merupakan seri gitar hollow body mereka.

Akan tetapi ada perbedaan antara ES-335 dengan seri ES lainnya. Apabila ES merupakan full hollow body, ES-335 disebut dengan nama semi hollow body.

Artinya, di bagian tengah gitar terdapat bongkahan kayu. Guna dari bongkahan kayu itu adalah untuk mengurangi feedback dari amplifier.

Terbukti ide McCarty itu cemerlang. Penggemar lama Gibson kembali lagi dan ES-335 mendapat popularitas yang luar biasa.

Perubahan dalam spesifikasi ES-335 baru terjadi pada 1962. Itu pun minor, yaudah mengubah net markers dari dot menjadi block.

Bicara spesifikasi, Gibson ES-335 dibuat dengan kayu 3 ply di bagian depan maupun belakang. Ketiganya terdiri dari maple, poplar, dan maple.

Sementara bracing-nya menggunakan kayu spruce. Kalau untuk block di bagian tengah gitar, menggunakan kayu maple.

ES-335 juga memiliki binding berwarna cream. Gibson memberikan finish gitar tersebut dengan gloss nitrocellulose lacquer.

Bagian neck sendiri terdiri dari mahogany dengan fingerboard dari rosewood. Profile nya rounded C dengan radius 12" dan skala 24,75".

ES-335 biasanya menggunakan fret medium jumbo dengan jumlah 22 fret. Sementara bagian nut terbuat dari grap tech dengan lebar 1,7".

Bicara soal spesifikasi gitar, kurang afdol rasanya tanpa membahas pickup-nya. Gibson ES-335 memakai Calibrated T-Type Rhythm dan Lead Pickup.

Oiya, bagi kalian yang menyukai Gibson ES-335 tetapi terkendala budget, bisa loh melirik versi Epiphone-nya. Lewat Epiphone, Gibson mengeluarkan dua varian ES-335.

Pertama yang versi lebih murah, Epiphone Dot. Kemudian baru-baru ini Epiphone mengeluarkan gitar yang menyandang nama ES-335.

Mau punya Gibson ES-335? Klik link ini

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!