Apa Hubungan Music Man Dark Ray, Onboard Effect, dan Matthew Bellamy?

by Tyo Harsono on Aug 2, 2021

Beberapa waktu lalu, Music Man membuat kejutan dengan merilis bass baru, Dark Ray. Wajar, bass itu merupakan kolaborasi Music Man dengan Darkglass Electronic.

Sudah sejak lama Music Man Stingray jadi pilihan pemain bass. Terutama yang memainkan musik-musik keras seperti Flea (sebelum pindah ke Fender), Tim Commerford, sampai Johnny Christ.

Nah, dalam musik-musik yang mereka mainkan, para bassist itu tentu butuh suara yang agresif. Hasilnya overdrive, distortion, atau fuzz, identik dengan mereka.

Music Man pun memfasilitasi mereka dengan produk terbaru, Dark Ray. Uniknya Music Man bekerja sama dengan Darkglass Electronic yang terkenal sebagai produsen efek untuk bass.

Pada dasarnya, Dark Ray adalah Music Man StingRay biasa dengan 2 band EQ (treble dan bass). Nah, tambahannya adalah onboard effect Darkglass Alpha/Omega.

Jadi ada tiga jenis suara yang dikeluarkan, yaitu clean, Alpha (distortion), dan Omega (fuzz). Uniknya bakal ada cincin yang menandakan efek yang sedang menyala, biru untuk Alpha dan merah untuk Omega.

Rilisnya Dark Ray membuat Music Man menjadi bahan perbincangan. Mereka dianggap berani mengeluarkan hal baru. Namun, benarkah?

Sejujutnya, onboard effect bukan hal baru di dunia gitar atau bass. Bahkan, ide tersebut sudah ada sejak tahun 1960an!

Mengutip dari Reverb.com, catatan sejarah gitar pertama dengan onboard effect adalah Vox. Merea merilis seri Starstream 268 pada akhir 1960an.

Bahkan Vox Starstream 268 bukan hanya punya satu efek, tetapi seperti onboard pedalboard! Ada tuner, distortion, treble/bass boost, tremolo, dan wah-wah!

Saat itu onboard effect bersaing dengan efek pedal. Seperti yang kita ketahui saat ini, efek pedal yang akhirnya memenangi persaingan.

Alasannya? Sebenarnya hanya satu, kebanyakan orang sudah kadung cinta dengan desain klasik. Tak banyak yang suka dengan Strat atau Les Paul yang punya banyak knob atau tombol.

Meski begitu, bukan berarti onboard effect mati begitu saja. Namun, tidak banyak produsen gitar yang berani mengeluarkan gitar dengan onboard effect.

Sempat ada beberapa gitar dengan onboard effect. Sebut saja Ibanez RGKP6, Gibson Les Paul Recording, Gibson Firebird X, dan Moog E1.

Ibanez RGKP6


Gibson Les Paul Recording



Moog E1



Gibson Firebird X



Vox Starstream V268



Selain itu, masih ada beberapa gitaris yang melakukan modifikasi terhadap gitarnya. Sebut saja satu di antaranya adalah Matthew Bellamy-nya Muse.

Bersama luthier ternama Inggris, Hugh Manson, Bellamy membuat gitar spesial. Akhirnya gitar itu dinamakan Manson DL-1.

Uniknya, dari pickup saja Manson DL-1 sudah menggunakan Roland GK-2a MIDI. Selain itu ada banyak onboard effect di gitar itu.

Gitar milik Bellamy itu punya ZVexx Fuzz Factory, MXR Phase 90, Graptech Ghost Acoustic Preamp, serta toggle kill switch. Wow, keren banget, kayak punya pedalboard di gitar!

Kini walau sudah enggak lagi memakai Manson DL-1, Bellamy masih menggunakan gitar dengan onboard effect buatan Manson, kali ini MB-1.

Di dalam MB-1, Manson memberikan Fernandes Sustainer. Namun, yang paling keren adalah adalnya onboard MIDI touch pad, Korg Kaoss Pad.

Jadi gimana, siap melupakan pedalboard-mu dan memakai gitar dengan onboard effect? Atau kamu lebih suka memakai gitar normal dengan pedalboard?

Tertarik memakai gitar dengan onboard effect? Klik link ini.

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru? Klik banner di bawah ini!