Wawancara Eksklusif Iga Massardi: Setup Stereo ala Iga Massardi

by Tyo Harsono on Jul 12, 2021

Pencinta musik tanah air mana yang enggak kenal sama Iga Massardi? Boleh dibilang, pria yang kerap tampil dengan batik itu adalah salah satu gitaris papan atas di Indonesia saat ini.

Awalnya dia merupakan gitaris di The Trees and the Wild dan Soulvibe. Namun namanya mulai diperhitungkan ketika menuai sukses sebagai vokalis sekaligus gitaris Barasuara.

Sebelum pandemi menyerang, Iga dan Barasuara tidak pernah absen mengisi panggung berbagai acara. Mulai dari pentas seni sekolahan sampai panggung besar, tak lengkap rasanya tanpa Barasuara.

Barasuara sendiri hadir dengan format yang cukup unik. Apabila biasanya sebuah band memiliki satu vokalis, Barasuara punya tiga!

Selain Iga, ada Putri Chitara dan Asteriska Widiantini. Selain itu ada gitaris jazz ternama, Gerald Situmorang, di posisi pembetot bass, lalu Marco Steffiano sebagai penggebuk drum, serta TJ Kusuma yang mengisi gitar.

Aksi Barasuara sendiri kerap dinanti para Penunggang Badai (sebutan untuk fans mereka). Namun, yang enggak kalah menarik tentu saja gear milik Iga.

Bukan rahasia kalau Iga adalah gitaris yang hobi mengulik gear. Melalui akun YouTube atau Instagram-nya, dia sering membagikan info mengenai gitar dan gear nya

Iga sendiri sering membuat video yang berisi review gear. Selain itu gitaris berusia 35 tahun tersebut sering menjawab pertanyaan gitaris-gitaris lain melalui akun Instagram-nya.

Banyak gitaris menjadikan Iga sebagai panutan mereka dan banyak yang penasaran dengan gear yang dipakai olehnya.

Nah, kebetulan Smosyu Music mendapat kesempatan mengobrol dengan gitaris satu ini yang baru saja membuka usaha kuliner

Kalau mau tahu seperti apa obrolan kami dengan bapak dua anak ini, jangan beranjak dulu. Kami banyak mengobrol soal isi pedalboard-nya sampai kiatnya mengatasi ground loop. Simak wawancara eksklusif Smosyu Music dengan Iga Massardi di bawah ini!

Halo Iga, boleh tahu enggak isi pedalboard yang lo pakai saat ini?

Halo, coba gw gambarin aja efeknya yaa



1. Death by Audio - Interstellar overdriver

2. Mojohand - 1979

2.1 Chasebliss Audio - Automatone preamp mk2

3. Goodwood audio - the interfacer

4. Chasebliss audio - Condor

4.1 Hologram Electronics - Microcosm

4.2 Boss MD200

5. Empress Echosystem

6. Chasebliss audio - CMX1978

7. Victory VC35 / Orange Cab 112 / Celestion V30 / Sennheiser e906

8. Victory V40 / Tech 21 112/ Celestion V30 / Shure SM7B with Cloudlifter

Itu gear yang gw pake, oya Power supply gw pakai Voodoo Lab Pedal Power 3.

Lalu amplinya Victory VC35/Orange Cab 112/Celestion V30 dengan microphone Sennheiser e906. Ampli satunya Victory V40/Tech21 112/Celestion V30 pakai mic Shure SM7B dengan Cloudlifter.

Berarti lo pake Interfacer buat wet dry ya? Yang ampli kedua untuk dry?

Enggak, memang stereo saja.

Berarti 2 ampli nyala berbarengan ya?

Iya. Fungsi interfacer itu buat isolated out, mencegah ground loop karena dia ada transformer-nya.

Jadi  Condor, Microcosm, MD200, Echosystem, CMX1978 bukan keluar di set ampli pertama?

Enggak, mereka semua keluar di kedua ampli.

Gw coba tebak lagi, interfacer fungsinya kayak effect loop (send return di ampli ya, tetapi dia bisa di luar ampli jadi bisa stereo ke dua ampli?

Jadi sebenarnya interfacer enggak gue pakai juga bisa. Jadi semua pedal gue paralel langsung out-nya ke dua ampli via efek terakhir, CMX1978.

Problem-nya ketika lo ketemu stereo ampli, kadang-kadang ada ground loop. Jadi ada arus balik yang membuat hum.

Nah untuk ini makanya gue pakai interfacer supaya bisa isolated ke satu di antara ampli. Jadi nanti enggak akan terjadi ground loop.

Karena salah satu output-nya ada transformer yang mencegah si arus balik itu. Jadi karena ini juga bisa nge-split, nge-buffer, bisa melindungi dari ground loop, dan ada mute button untuk tuner.

Ok, gw nangkep. Intinya lo bisa saja langsung stereo out dari efek terakhir, tetapi buat mencegah ground loop pakai interfacer ya?

Nah!

Dari ampli ambil clean doang berarti ya?

Iya.

Terus kalo stereo gini, out di depan panning kanan kiri atau panning-nya disamakan?

Bisa dua2nya, gw suka main satu ampli juga, tergantung kebutuhan, kalo gw perform sendiri pake stereo panning kanan kiri, Nah ini ajaibnya interfacer. Dia bisa langsung sum stereo jadi mono signal. Jadi enggak usah re-route.

Oya, gw liat lo pake Chasebliss MK II, kan lo udah pake 2 ampli, kenapa pake MK II lagi yang fungsinya bisa jadi preamp?

MK II gw cuma pake FUZZ nya aja

Ok, Kalau gitar bawa apa saja?

Sekarang gw pake Bacchus Surfbreaker sama Bacchus Jazzmaster yang pink

Oke deh Iga, terima kasih ya sudah mau sharing ya. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa liat Barasuara manggung lagi

Okayyy, Amiinn-amiin. Thanks juga yaa

Mau lihat penampilan live Barasuara? klik gambar dibawah. dan mau punya kesempatan menangin gitar? Klik gambar di bawah ini!