Bukan Berarti Gitarmu Enggak Enak, Coba Setup Bridge-nya Dulu

by Tyo Harsono on Jul 18, 2021

Salah satu alasan orang malas bermain gitar adalah karena kadang enggak nyaman di tangan. Hasilnya enggak sedikit bakat yang gagal berkembang.

Cukup banyak keluhan yang biasa terdengar. Bahkan penulis pernah mendengar ucapan, "ah gue enggak jago-jago main gitar, jelek nih gitarnya." Padahal gitar yang dia punya sudah cukup mumpuni.

Akhirnya dia berhenti belajar memainkan gitar. Kemudian gitarnya terbengkalai begitu saja.

Sebenarnya sayang kan kalau seperti itu. Semua hanya karena satu alasan, kamu terlalu cepat mencap gitarmu enggak enak, padahal banyak penyebabnya.

Memang banyak faktor yang membuat gitar nyaman dimainkan atau enggak. Seperti setting-an trussrod, fret yang masih utuh atau enggak, ukuran senar dan lainnya. Namun kita bisa mulai dari setting-an bridge yang bisa berpengaruh pada action senar (jarak antara senar dengan fretboard).

Sebelum ke bagaimana cara mengatur bridge, ada baiknya kita semua memahami dulu, kalau tidak ada yang benar maupun salah dalam setup bridge.

Setiap pemain memiliki konfigurasi yang berbeda. Selain itu gaya bermain serta musik yang kamu mainkan juga mungkin membutuhkan setup yang enggak selalu sama.

Untuk edisi kali ini, mari bahas mengenai setup bridge gitar model Stratocaster. Ada dua masalah yang umum terjadi pada tipe itu.

Pertama, bagian bridge gitar mengangkat. Kondisi itu biasanya disebabkan tarikan senar yang lebih kencang dari spring (per).

Bukan tanpa alasan, pada dasarnya bridge gitar adalah tarik ulur antara senar dan spring. Hasilnya kalau settingan bridge-nya kurang kencang, bridge akan terangkat.

Nah guna melakukan pengaturan yang benar, setting kekencangan baut sembari menyetem gitar (EBGDAE) sampai posisi bridge sejajar.

Lalu masalah kedua adalah terkait bridge bagian belakang yang terlalu turun. Hasilnya handle tremolo menjadi keras dan enggak bisa dimainkan.

Kalau ini justru kebalikan dari masalah pertama. Caranya pun tinggal dibalik, spring terlalu kencang dan perlu dikendurkan.

Nah, sampai sini sudah paham? Bagus. Sekarang mari bahas melakukan setting untuk floating bridge seperti di gitar model Stratocaster. Yuk disimak.

Langkah pertama, kendurkan sekrupnya. Nah umumnya bridge gitar punya dua jenis metode pemasangan, dengan enam atau dua sekrup.

Hal itu supaya bagian depan bridge agak terangkat. Kalau sudah, setem senarnya (sesuai dengan seteman yang sudah disebutkan di atas).

Sambil menyetem, cek juga posisi bridge bagian belakang. Kalau masih mengangkat, kendurkan lagi senarnya sambil mengencangkan sekrupnya.

Nah setelah itu balik setem lagi gitarnya. Sampai akhirnya mendapatkan posisi sejajar antara bridge bagian depan dengan belakang.

Nah masalah ketiga adalah kalau action menjadi terlalu tinggi. Kamu bisa menurunkan action senar lewat saddle bridge.

Selamat mencoba ya!

Mau nonton berbagai film dan acara musik seru dan dapetin kesempatan memenangi gitar? Klik banner di bawah ini!