Sadar Nggak? 5 Lagu Ini Kuncinya Nggak Senada Loh!

by Tyo Harsono on Nov 22, 2019

Tahu nggak kamu? Kalau pitch standar yang digunakan oleh musisi untuk konser adalah 440 hz? Normalnya, nada yang dipakai berada dalam frekuensi tersebut.

Terdapat setidaknya 25 tuning yang bisa dimainkan antara kunci A ke Ab seperti 439 hz, 438, 437, dan lain-lain. Percaya nggak kamu, kalau kupung kita bisa membedakan frekuensi 440 hz dan 439 hz?

Kamu pasti akan menyadari kalau ada dua instrumen yang dimainkan di frekuensi berbeda. Namun, bagaimana kalau semua instrumen berada di kunci yang tidak biasa?

Nah, ternyata hasilnya adalah suara-suara yang aneh tetapi unik. Beberapa di antaranya telah terbukti dalam lima lagu berikut ini. Bahkan, ada yang satu album memainkan kunci-kunci aneh loh!

Heartbreaker (Led Zeppelin)


Mungkin banyak di antara kita yang tidak menyadari Heartbreaker yang ada di album The Song Remains the Same (1969) memiliki nada tidak selaras. Maklum, keunikan baru terjadi pada menit ke 2:02.

Rupanya ada kejadian unik kenapa Heartbreaker memiliki nada berbeda. Menurut pengakuan Jimmy Page, hal itu disebabkan lagu tersebut direkam di beberapa tempat berbeda.

Pada album ini, Jimmy Page (gitaris Led Zeppelin) menggunakan Gibson Les Paul

Strawberry Fields Forever (The Beatles)


The Beatles kerap kali menghadirkan hal-hal aneh saat rekaman. Termasuk dalam lagu Strawberry Fields Forever yang berada di dalam album Magical Mystery Tour (1967).

Apa sih uniknya lagu ini? Kalau kamu perhatikan, lagu buatan John Lennon ini memainkan dua kunci berbeda dalam tempo yang juga tidak selaras. Gila bukan?

Pada bagian pertama Strawberry Fields Forever, The Beatles memainkan kunci A dengan tempo cepat. Sementara bagian kedua dimainkan pada kunci C yang bertempo lambat.

John Lennon (gitaris The Beatles) biasa menggunakan Epiphone Casino

Album Robert Johnson (Robert Johnson)


Coba kamu dengarkan album musisi blues legendaris, Robert Johnson. Di dalamnya banyak nada-nada aneh yang bisa membuat kamu gila mencari kuncinya.

Terdapat beberapa teori mengenai alasan Robert Jonson tidak memainkan kunci yang tepat. Termasuk di antaranya, tuner untuk gitar belum diciptakan saat itu.

Robert Johnson terkenal menggunakan Gibson L-1

Album Highway to Hell (AC/DC)


Pada 1978, AC/DC merilis album tersukses sepanjang karier mereka, Highway to Hell. Mengandalkan lagu berjudul sama, grup musik asal Australia itu mulai dikenal dunia.

Terdapat 10 lagu pada album tersebut. Empat di antaranya dimainkan dengan empat kunci berbeda dan hanya dua yang memiliki frekuensi 440 hz. Bahkan, lima lagu dimainkan tidak senada.

Artinya, setengah dari isi album tersebut memiliki kunci yang tidak senada. Namun, kelima lagu AC/DC itu jadi mempunyai variasi dan karakter berbeda.

Angus Young (gitaris AC/DC) biasa menggunakan Gibson SG

867-5309/Jenny (Tommy Tutone)


Mungkin tidak banyak yang mengenal nama Tommy Tutone. Maklum, Tutone merupakan seorang one hit wonder yang hanya terkenal berkat lagu 867-5309/Jenny.

Rupanya, lagu tersebut memiliki keunikan. Terdapat nada yang berada tepat di antara F#m dan Gm. Hasilnya, suara yang dihasilkan gitar terdengar lebih tinggi.

Jim Keller (gitaris Tommy Tutone) biasa menggunakan Fender Stratocaster

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link 
ini.