Mengintip Jumlah Koleksi Gitar Joe Bonamassa yang Bikin Iri

by Tyo Harsono on Nov 11, 2019

Kalau ke Los Angeles, jangan lupa mampir ke Laurel Canyon. Atau, kalau kamu pencinta gitar, sebaiknya jangan mampir ke tempat yang berada di gunung Santa Monica itu.

Kalau kamu hanya sekadar turis biasa, ada tempat menarik untuk didatangi di Laurel Canyon. Namun, tempat yang sama sangat tidak disarankan buat kamu yang mencintai gitar.

Terletak di sekitar lembah yang ada di Laurel Canyon, terdapat sebuah gerbang. Ketika memasuki gerbang tersebut, kamu akan disambut dengan hamparan flora di sekitarnya.

Di dalam gerbang itu terdapat papan tanda khas hotel di Las Vegas. Pada papan tanda tersebut, terdapat tulisan "Welcome to Fabulous Nerdville, California".

Perkenalkan, Nerdville, museum pribadi milik gitaris blues ternama, Joe Bonamassa. Bukan apa-apa, obyek menarik sekaligus membuat iri menjadi barang yang dipamerkan di sana.

Ketika baru memasuki daerah Nerdville, langsung terdapat poster konser dan tulisan instrumen klasik. Terdapat juga sejumlah amplifier vintage yang jarang terlihat.

Di dalamnya, terdapat studio musik yang dulunya berfungsi. Di sana ada amplifier blackface Deluxe serta sejumlah gitar dengan taraf koleksi milik Joe Bonamassa.

Setelah itu, ada ruang tengah yang sudah disulap menjadi museum gitar-gitar kelas tinggi. Rata-rata gitar yang ada di sana merupakan incaran para kolektor.

Lahir di New York pada 1977, Joe Bonamassa memang sudah memiliki passion terhadap musik sejak masih kecil. Buktinya, dia membuka konser BB King ketika berusia 12 tahun.

Berkat dorongan ayahnya, Joe Bonamassa kecil sudah dekat dengan gitar. Berawal dari Eric Clapton dan Jeff Beck yang menjadi idolanya, Bonamassa belajar memainkan instrumen berdawai enam itu.

Pada awal kariernya, Joe Bonamassa menggunakan gitar Fender Stratocaster buatan 1972 berwarna merah tua. Olehnya, gitar tersebut diberi nama Rosie.

Meski begitu, album perdana Joe Bonamassa tidak keluar hingga dia berusia 23 tahun. Berjudul A New Day Yesterday, album itu dirilis pada 2000 dan dibantu Gregg Allman pada lagu "If Hertaches Were Nickels."

Sudah memiliki gitar bagus sejak kecil, tidak heran apabila akhirnya Joe Bonamassa menjadi kolektor. Di antara koleksinya, selain gitar-gitar vintage, terdapat amplifier langka juga.

Normans Rare Guitar merupakan salah satu tempat Joe Bonamassa biasa membeli gitar. Kebetulan, toko gitar itu terletak di California dan menjual instrumen klasik.

Baru-baru ini, dalam wawancara pada acara Talkin' Rock with Meltdown, Joe Bonamassa menerima pertanyaan soal jumlah gitarnya. Pria berusia 42 tahun itu mengungkapkan jumlah yang masif.

"Jumlah koleksi saya? Buruk, sangat buruk. Saya memiliki sekitar 400 gitar dan 400 amplifier. Menurut saya, itu bukanlah jumlah yang bagus," kata Joe Bonamassa pada acara tersebut.

"Saya memiliki banyak gitar dan peralatan lebih dari yang seharusnya dibutuhkan seseorang. Atau diinginkan di dalam sebuah ruangan secara bersamaan," lanjutnya.

Lebih mengesalkannya lagi, koleksi gitar Joe Bonamassa memang bukan sembarangan gitar. Sebut saja Gibson Les Paul 1960 milik Tommy Bolin. Atau Gibson Flying V original.

Ada pula Fender Nocaster yang dibuat tahun 1951. Nocaster sendiri merupakan versi langka dari Fender Telecaster karena tidak ada tulisan di bagian headstock.

Dari sekitar 400 gitar yang menjadi koleksinya, rupanya Joe Bonamassa memiliki favorit. Meski sering bergonta-ganti gitar, ternyata ada satu yang paling dia sukai.

"Fender Nocaster 1951. Itu adalah alat sekaligus senjata. Gitar tersebut merupakan gitar paling dinamis yang pernah saya mainkan. Saya membelinya dari Guitar Center di Hollywood," kenang Joe Bonamassa pada wawancara dengan GuitarWorld.

Joe Bonamassa mengganti pickup neck gitar tersebut dengan humbucker. Mengenai pilihan penggantinya, Bonamassa menyebut, "humbucker yang ada di depan adalah milik SG Custom 1961."

"Suara yang dihasilkan gitar ini sangat luar biasa. Terkadang, suaranya bahkan mengalahkan Gibson Les Paul 1959 milik saya. Ini adalah gitar andalan saya," tambahnya.

Saat ini, Joe Bonamassa mengaku tidak lagi tertarik memburu gitar lagi. Namun, bukan tidak mungkin ternyata nantinya bluesman asal California itu justru menambah koleksinya.

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.