Stratocaster atau Telecaster, Mana yang Paling Tepat untuk Kamu?

by Tyo Harsono on Oct 7, 2019

Pencinta gitar mana sih, yang tidak mengenal Fender? Siapa sih, pemain gitar yang minimal tidak pernah mendengar kata Stratocaster atau Telecaster?

Popularitas Stratocaster dan Telecaster tidak bisa dipungkiri lagi. Maklum, keduanya termasuk dua gitar listrik paling tua yang ada di dunia.

Fender Telecaster adalah gitar elestrik pertama yang lahir ke dunia pada 1949 (saat itu bernama Broadkaster). Sementara itu, Stratocaster lahir empat tahun berselang.

Keduanya memiliki persamaan yang sangat jelas. Baik Telecaster maupun Stratocaster tercipta berkat kreasi sang jenius, Leo Fender, yang kerap disebut sebagai kreator gitar listrik.

Kualitas serta nama besar keduanya membuat banyak gitaris menggunakannya. Sebut saja Muddy Waters, Bruce Springsteen, Keith Richards (Telecaster), Stevie Ray Vaughan, hingga Jimi Hendrix (Stratocaster).

Alhasil, banyak gitaris yang merasa bingung ketika ingin memilih gitar listrik andalan mereka. Apakah Telecaster, atau Stratocaster? Apa sih yang membedakan keduanya?

Tenang, kali ini kami akan membahas bedanya Stratocaster dan Telecaster. Lalu, mana sih yang lebih tepat untuk kamu, atau minimal cocok dengan gaya bermainmu?

Pada dasarnya, Stratocaster dan Telecaster sama-sama memiliki jenis pickup single coil. Bedanya terletak pada jumlah, tiga pada Stratocaster, sementara Telecaster satu pickup lebih sedikit.

Tentunya terdapat perbedaan. Apabila Telecaster hanya memiliki satu tanduk di bagian bawah, Stratocaster punya dua, dengan satu lagi berada di bagian atas.

Selain itu, terdapat lekukan di bagian badan gitar Stratocaster. Sementara Telecaster punya bagian tubuh yang rata. Lekukan pada tubuh Stratocaster membuatnya lebih bersahabat untuk mereka yang memiliki perut yang tidak rata.

Oiya, kontrol untuk kedua jenis gitar juga berbeda. Pada umumnya, Telecaster hanya memiliki dua knob, volume dan tone. Selain itu, terdapat satu switch untuk memilih pickup (depan, belakang, keduanya).

Berbeda dengan Telecaster, Stratocaster punya tiga knob, umumnya master volume dan dua untuk tone. Selain itu, switch-nya pun memiliki kombinasi unik.

Tahan sebentar, di paragraf ini akan kami coba jelaskan semudah mungkin. Posisi paling depan untuk pickup depan, kemudian untuk pickup depan dan tengah, selanjutnya pickup tengah, lalu pickup tengah dan belakang, terakhir untuk menyalakan pickup belakang saja.

Apabila membaca dari itu, tentu Stratocaster saja yang menjadi pilihan, toh lebih banyak pilihan kombinasi suara. Belum tentu, terdapat suara khas Telecaster yang menarik banyak peminat juga loh!

Lalu, bagaimana cara memilih Fender Stratocaster atau Telecaster? Semua tergantung kepada jenis musik yang kamu mainkan. Walaupun banyak juga musisi dengan beragam genre menggunakan kedua gitar itu.

Stratocaster cocok untuk kamu yang mengincar suara nyaring tetapi bulat. Selain itu terdapat vibrato bar yang bisa mengubah suara dasar dari Stratocaster.

Untuk kamu yang lebih suka tampilan sederhana, Telecaster mungkin bisa jadi pilihan. Dengan hanya dua pilihan pickup dan kontrol, Telecaster bisa mengeluarkan suara yang twangy.

Jadi, mana pilihan gitar listrik favorit kamu? Stratocaster, atau Telecaster? Oh iya, kalau Fender dirasa terlalu mahal untukmu, ada beberapa alternatif seperti Squier atau Bacchus loh!

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.