Spesial untuk Kamu yang Baru Mulai Membangun Pedalboard

by Tyo Harsono on Oct 30, 2019

"Aku suka Slash dan memakai gitar Les Paul yang sama seperti dia, kok suaranya beda ya?" "Kenapa sih suara gitar Tom Morello atau Jonny Greenwood bisa seperti itu?"

Dua pertanyaan di atas mungkin sering berada di pikiran gitaris yang baru memulai kariernya memetik enam senar. Walaupun ada juga sih, yang tahu kalau suara semacam itu terkadang dibantu oleh panduan efek gitar.

"Waduh, efek gitar kak? Yang pakai pedal-pedal injakan itu ya? Wah, ada banyak kak, aku bingung melihatnya." Sssst, tenang, tenang, tak usah bingung atau bersedih, kami akan memberikan tips mingguan seperti biasa.

Ya, kami tahu sih, buat gitaris yang baru mulai, terkadang melihat pedalboard milik musisi favoritnya cukup mengintimidasi. Apalagi banyak terdapat varian pedal.

Bahkan, terkadang satu jenis pedal saja sudah banyak jenisnya. Atau, satu merk menjual beberapa jenis pedal yang mempunyai fungsi berbeda-beda.

Kami sendiri mengalami hal yang sama saat pertama kali ingin membeli efek gitar pertama. "Duh, harus beli apa ya?" atau "beli tipe apa dulu yang sesuai permainanku?" adalah yang ada di benak kami saat itu.

Oiya, sebelumnya, apa yang akan kami tulis selanjutnya bukan merupakan paduan mutlak. Namun, buat kamu yang masih bingung ingin membeli efek gitar, tulisan ini bisa menjadi solusi.

Menurut kami, dirt pedal merupakan efek gitar pertama yang cocok untuk kamu beli. Maklum, dengan menggunakan dirt pedal, kamu akan langsung mendapat perbedaan suara yang cukup drastis.

Dirt pedal sendiri dibagi menjadi tiga, overdrive, distortion, dan fuzz. Di sini, kamu bebas memilih mau menggunakan tipe yang mana. Paling umum sih, biasanya Ibanez Tube Screamer bisa menjadi pilihan.

Setelah itu, kamu bisa membeli efek modulasi. Terdapat beberapa jenis efek modulasi, seperti chorus, phaser, atau flanger. Namun, yang umum digunakan adalah chorus.

Pada umumnya, efek modulasi bertugas mewarnai suara gitar kamu. Untuk chorus sendiri, kamu bisa mendengar suara seolah gitarmu menggunakan 12 senar.

Setelah itu ada dua jenis efek gitar yang mirip tapi kamu butuhkan untuk pedalboardmu. Pertama adalah reverb, lalu delay. Meski tidak masalah kalau kamu hanya punya salah satu, lebih kalau ada keduanya, bukan?

Fungsi reverb adalah untuk mengemulasi suara gaung yang ada di tempat besar seperti gimnasium. Dengan menggunakan reverb, suara gitarmu akan menjadi lebih tebal.

Sementara itu, delay memproduksi suara yang diulang dari gitarmu. Biasanya, delay akan menunjukkan kemampuan terbaiknya saat dipadukan dengan distortion atau overdrive. Seperti JHS Panther Cub Delay ini contohnya.

Sebenarnya masih banyak lagi jenis efek gitar, seperti misalnya wah atau volume. Namun, kami merasa jenis-jenis di atas adalah yang paling penting untuk kamu yang baru mulai belajar main efek gitar.

Ya, anggaplah kamu sudah membeli efek-efek di atas. Lalu, apa yang harus kamu lakukan? Lengkapi dengan membeli velcro, kabel patch, adaptor, pedalboard, dan kabel penghubungnya.

Untuk adaptor, kalau bisa gunakan adaptor power supply yang bisa memberikan tenaga untuk ke beberapa efek sekaligus. Lalu kalau pedalboard, kamu bisa memanfaatkan koper atau papan yang tidak terpakai andai belum memiliki dana untuk membelinya.

Oke, oke mari anggap semuanya sudah siap. Pertama, pasang velcro di pedalboard dan efek gitar milikmu. Kemudian, siapkan power supply untuk memberikan tenaga ke efek gitarmu.

"Kak, bagaimana cara menyusun pedalboard-nya?" Sabar, sabar, dalam paragraf selanjutnya, kami akan memberikan tips cara menyusun efek gitar dengan baik. Oh, lagi-lagi, ini bukan hal yang mutlak ya.

Agar mendapatkan suara yang paling aman, gunakan dirt pedal sebagai efek yang paling ujung setelah gitar. Hal tersebut karena mereka memiliki fungsi ganda, bisa sedikit mengkompres suara gitar.

Setelah itu, sambungkan efek gitar ke modulasi untuk mewarnai suara gitarmu. Terakhir, sebelum menuju ke amplifier adalah delay atau reverb. Kalau kamu menggunakan keduanya, sebaiknya reverb duluan ya.

Nah, bagaimana, sudah sedikit mengerti kan soal efek gitar? Semoga tips ini bisa membantu kamu ya! "Kok pembahasannya cuma sedikit kak?" Tenang, nanti akan ada lagi tips-tips lainnya kok!

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.