Musisi dan Gitar: James Bay yang Lengket dengan Epiphone Century-nya

by Tyo Harsono on Oct 23, 2019

"Hold back the river lemme look in your eyes, hold back the river so I can stop a minute and see where you hide."

Rasanya penggalan lirik Hold Back the River milik James Bay di atas tidak asing bagi pencinta musik. Sejak merilis single debutnya pada 2014, popularitas Bay terus menanjak.

Lahir dengan nama James Michael Bay di Hitchin, Inggris, pada 4 September 1990, namanya mulai meroket pada akhir 2014. Single perdananya mendapat sertifikasi platinum.

Rambut panjang dan topi fedora yang dia gunakan serta gitar Epiphone Century berwarna merah, James Bay langsung menjadi pendatang baru yang unik. Maklum, tidak banyak musisi dengan tampilan seperti Bay.

Tak butuh waktu lama untuk James Bay merilis album perdananya, Chaos and the Calm. Album tersebut langsung menempati memuncaki tangga album Inggris dan nomor 15 di Amerika Serikat.

Hanya dalam waktu tiga tahun, James Bay sudah merilis album keduanya. Kali ini berjudul Electric Light dan banyak hal baru yang dia hadirkan lewat album tersebut.

Paling ketara jelas adalah James Bay menanggalkan topi yang menjadi ciri khasnya. Demikian pula rambut yang dipangkas hingga menyerupai Alex Turner-nya Arctic Monkeys era album AM.

Gaya boleh berganti, tetapi ada satu hal yang pasti dari sosok James Bay. Ya, gitar Epiphone Century berwarna merah yang sudah menjadi ciri khasnya.

Meski memiliki uang untuk membeli gitar baru, Epiphone Century tetap menjadi senjata andalan James Bay. Walau terkadang Bay menggunakan Fender Telecaster, Century tetap memiliki tempat khusus dalam hatinya.

Seorang gitaris memang harus memiliki ciri khas. Sebut saja Paul McCartney dengan Hofner Violin-nya, atau BB King yang lekat dengan Lucille. Atau Slash yang identik menggunakan Les Paul.

Rupanya cerita James Bay dengan Epiphone Century bermula ketika dia mengunjungi New York untuk meneken kontrak dengan label. Saat itu, Bay mengunjungi Matt Umanov Guitars.

"Matt Umanov Guitars telah berdiri sejak 1965 dan dikelola orang yang sama. Mereka memiliki banyak Stratocaster, Gretsch, Martin, Gibson, dan Epiphone berwarna merah," kenang James Bay seperti dikutip dari Guitar.com.

"Epiphone Century tepatnya. Ada apa dengan gitaris dan gitar berwarna merah? Namun, ini bukan sekadar merah, Anda bisa melihat serat kayunya. Selain itu, ini adalah gitar hollow body."

"Saya tidak memiliki band dan memikirkan soal gitar hollow body. Ditambah saya menyukai P90. Lalu, semuanya ada di Epiphone Century tersebut," lanjutnya.

Sayangnya saat itu James Bay belum mampu membelinya. Namun, pria yang kini berusia 29 tahun tersebut berjanji kepada dirinya akan membeli Epiphone Century pada masa depan.

Ketika James Bay mengunjungi Matt Umanov Guitars, gitar itu sudah terjual. Tak lama berselang, Bay menerima panggilan dari kantor labelnya dan terdapat Epiphone Century berwarna merah.

Akan tetapi, rupanya Epiphone Century itu tidak cocok untuk melakukan gitar solo. Sempat putus asa, pada akhirnya James Bay justru menyebut si merah cantik mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Setelah itu James Bay makin jatuh cinta dengan Epiphone Century. Tak lama berselang, dia membeli lagi gitar yang sama dengan tambahan satu pickup pada posisi bridge, kali ini di Inggris.

Mencintai Epiphone Century bukan berarti James Bay menerima apa adanya, "gitar ini sebenarnya memiliki bridge yang terbuat dari kayu. Namun, saya menggantinya dengan bridge yang punya saddle individu."

Berkat kedekatannya dengan Epiphone Century, Epiphone membuatkan James Bay gitar signature. Terdapat logo Bay di bagian belakang headstock gitar tersebut.

Selain itu, Epiphone juga memproduksi kembali Epiphone Century. Buat kamu yang ingin memiliki gitar anti mainstream atau menggemari James Bay, gitar ini bisa menjadi pilihan!

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.