Mengenang The Dirty Mac, Superband Terbesar yang Tak Terwujud

by Tyo Harsono on Oct 28, 2019

Kamu mengaku suka musik? Pasti minimal pernah dong, mendengar nama-nama berikut ini: The Beatles, The Rolling Stones, Cream, dan The Jimi Hendrix Experience?

Lalu, bagaimana jadinya kalau masing-masing band di atas menyumbangkan satu personil dan membentuk band baru? Bisa dipastikan bakal heboh mengingat betapa besarnya band lama mereka.

Ya, itulah yang terjadi di The Dirty Mac. Sebuah grup musik yang tampil di acara televisi bertajuk The Rolling Stones Rock and Roll Circus pada Desember 1968.

The Beatles menyumbangkan frontman mereka, John Lennon. Sementara Keith Richards-nya The Rolling Stones bertugas membetot bass. Eric Clapton dari Cream bermain gitar dan dilengkapi penggebuk drum The Jimi Hendrix Experience, Mitch Mitchell.

Cerita bermula ketika The Rolling Stones mendapatkan tawaran membuat acara televisi oleh BBC. Kala itu, mereka mengundang sejumlah musisi seperti John Lennon, the Who, Taj Mahal, dan lain-lain untuk tampil.

Acara tersebut direkam di Wembley Intertel Studio pada 11 Desember 1968. The Rolling Stones Rock and Roll Circus juga menjadi penampilan terakhir Brian Jones dengan The Rolling Stones.

Meski mendatangkan nama-nama besar, The Rolling Stones Rock and Roll Circus mendapatkan berbagai masalah. Contohnya adalah para musisi yang teler hingga kerusakan beberapa alat.

Secara keseluruhan, pengambilan gambar The Rolling Stones Rock and Roll Circus memakan waktu 15 jam. Bahkan, The Rolling Stones sebagai band utama baru naik ke atas panggung pada pukul lima pagi.

Bukan hanya The Rolling Stones, musisi lain yang tampil juga mendapat kesempatan untuk membawakan lagu-lagu sendiri. Namun, yang menjadi sorotan adalah ketika Mick Jagger berbincang dengan John Lennon yang tengah memakan semangkuk mie.

Saat itu John Lennon menyebutkan nama-nama yang akan dia ajak untuk bermain bersama di The Dirty Mac. Uniknya, Lennon melafalkan nama Winston Leg-Thigh saat memperkenalkan diri.

Ini juga menjadi penampilan pertama John Lennon sejak The Beatles pensiun dari tur pada Agustus 1966. Anehnya lagi, dari sekian pemain bass yang hadir, Lennon memilih Keith Richards yang sejatinya gitaris The Rolling Stones.

The Dirty Mac membawakan dua lagu pada The Rolling Stones Rock and Roll Circus. Pertama adalah cover lagu The Beatles, Yer Blues, kemudian lagu baru berjudul Whole Lotta Yoko.

Ketika bermain dengan The Dirty Mac, John Lennon menggunakan gitar Epiphone Casino andalannya. Sementara itu, Eric Clapton masih setia dengan Gibson ES-335 sebelum beralih ke Fender Stratocaster.

Keith Richards sendiri menggunakan Fender Precision Bass saat tampil bersama The Dirty Mac. Kehadiran Mitch Mitchell dengan drum Ludwig-nya melengkapi band tersebut.

Kala itu banyak media di Inggris yang tidak mengetahui keberadaan The Dirty Mac. Hal itu karena The Rolling Stones Rock and Roll Circus baru dirilis tiga dekade setelahnya.

Setelah dirilis pun sebagian besar pencinta musik menyayangkan The Dirty Mac yang bubar terlalu cepat. Tentunya tidak ada yang tahu seperti apa karya mereka andai membuat album secara serius.

Hingga kini, tidak ditemukan lagi bukti bahwa The Dirty Mac pernah bermain pada acara lain. Kemungkinan band itu berdiri terkubur bersama John Lennon dan Mitch Mitchell yang telah meninggal dunia.

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.