Kupas Tuntas Soal Gitar Hollow Body, Bedanya dengan Akustik Elektrik Biasa

by Tyo Harsono on Oct 14, 2019

Bagi kalian yang mencintai The Beatles, mungkin sering melihat John Lennon menggunakan gitar listrik yang memiliki lubang berbentuk huruf F. Atau gitar yang mirip seperti itu digunakan oleh James Bay.

Bukan, bukan, itu bukanlah gitar akustik. Ya, itu juga bukan gitar elektrik pada umumnya, sih. Lalu, apa sih sebenarnya gitar tersebut? Sabar, sabar, di sini kami akan menjelaskannya untuk kamu.

Gitar hollow body, demikian jenis tersebut biasa disebut. Lalu, apa bedanya dengan gitar akustik biasa? Bisakah gitar itu dimainkan tanpa amplifier laiknya gitar akustik?

Jadi begini, gitar hollow body sudah ada jauh sebelum Leo Fender merilis gitar listrik pertama, Telecaster, pada 1949. Mari kita naik mesin waktu terlebih dulu ke era akhir 1920an hingga awal 1930an.

Kala itu, produsen gitar berlomba-lomba bereksperimen untuk membuat gitar listrik pertama. Saat itu, yang ada di pikiran mereka adalah membuat gitar bisa dicolok ke amplifier.

Bukan tanpa alasan, musik jazz menjadi primadona pada dekade tersebut. Dengan adanya big band jazz, suara gitar kesulitan bersaing dengan instrumen-instrumen lain.

Gibson yang berhasil membuat gitar listrik untuk pertama kali. Memang bukan gitar listrik seperti yang kita kenal pada saat ini, melainkan apa yang kita sebut gitar hollow body.

Saat itu, gitar pertama Gibson adalah ES 150s. ES sendiri merupakan singkatan dari Electric Spanish (yang nantinya akan menjadi nama untuk seri gitar hollow body Gibson).

Gibson ES 150s memiliki bentuk seperti gitar jazz pada umumnya yang populer saat itu. Sejatinya, Rickenbacker juga sudah membuat gitar Model B saat itu. Namun, mereka lebih terkenal dengan gitar lap steel-nya.

Ya sudah cukup pelajaran sejarahnya. Lalu, sebenarnya apa sih yang membuat gitar hollow body populer dipakai mulai dari Chuck Berry, Noel Gallagher, hingga Tom DeLonge?

Suara bersih dan tebal yang dihasilkan oleh gitar hollow body menjadi alasan. Selain itu, ada juga yang bereksperimen dengan suara feedback yang dihasilkan karena adanya rongga di tubuh gitar hollow body.

Terus, apa bedanya gitar hollow body dengan gitar akustik elektrik biasa? Sabar, sabar, jangan bosan dulu. Dalam beberapa paragraf di bawah, kami akan menjelaskan perbedaannya.

Gitar akustik elektrik sejatinya hanyalah gitar akustik yang diberikan pick up piezo elektrik. Ada juga sih yang menggunakan pickup tempelan di lubang gitar.

Pickup piezo elektrik itu yang nantinya akan beresonasi dengan getaran senar yang dihantar lewat kayu gitar. Suara gitar akustik inipaling mendekati suara natural gitar.

Sementara itu, gitar hollow body sendiri dibagi menjadi dua jenis. Full hollow body dan semi hollow body. Nah, gitar full hollow body ini biasanya memiliki ukuran mirip dengan gitar akustik.

Berbeda dengan gitar akustik elektrik, gitar hollow body tidak menggunakan pickup piezo elektrik. Suara gitar full hollow body juga hampir mirip dengan gitar akustik elektrik biasa.

Hal itu disebabkan oleh ukuran body gitar yang cukup bersar hingga resonasi senar bisa terhubung melalui pickup. Demi mendapatkan suara terbaik dari gitar jenis ini, sebaiknya menggunakan amplifier dengan gain rendah.

Terakhir adalah gitar semi hollow body. Apalagi ini? Apa bedanya dengan gitar solid body? Saya jelaskan, gitar ini memiliki ukuran yang lebih tipis dan punya kayu di tengah gitar untuk mengurangi feedback.

Pada dasarnya, gitar semi hollow body merupakan penggabungan sempurna gitar listrik dengan akustik atau full hollow body. Hal itu karena semi hollow body memiliki kayu di tengah dengan hollow body di samping.

Kembali ke pertanyaan yang sebelumnya ditanyakan. Bisa nggak sih gitar hollow body dimainkan tanpa amplifier? Untuk yang full hollow body sih, bisa. Buat yang semi? Bisa juga, tetapi tidak terlalu terdengar.

Nah, sekarang sudah tahu lebih jelas kan soal gitar hollow body. Jadi, mau beli gitar hollow body yang mana?

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.