Bingung Memilih Gitar Listrik Pertama? Baca Panduan Ini!

by Tyo Harsono on Oct 1, 2019

Mendengar kata 'gitar listrik' kerap menjadi momok tersendiri bagi para pemain gitar pemula. Mereka yang biasanya hanya memainkan gitar akustik tentu belum memahami instrumen yang serupa tapi tak sama itu.

Gitar listrik dan akustik adalah dua entitas yang mirip tetapi berbeda. Bedanya apa? Gitar listrik kebanyakan memiliki badan gitar yang terbuat dari kayu solid, sementara gitar akustik punya lubang untuk menghasilkan suara.

Kebanyakan pemain gitar pemula memang lebih akrab dengan gitar akustik. Selain harganya lebih murah, gitar akustik memang praktis karena tidak perlu amplifier untuk memainkannya.

Ketika mulai serius bermain gitar, ini waktunya membeli gitar elektrik. Namun, di tengah banyaknya model dan jenis gitar listrik, tentu sulit memilih mana yang paling tepat.

Mau menyerah saja rasanya harus memilih gitar yang paling tepat. Eits, tunggu dulu, mungkin kamu baiknya membaca panduan ini sebelum menyerah karena harus memilih gitar listrik.

Lalu, apa sih yang menjadi kriteria pertama untuk membeli gitar? Sebagai pemula, sebaiknya kamu tidak sekadar memikirkan membeli gitar saja. Sisakan sedikit uangmu untuk membeli amplifier.

Oke, dari situ kamu sebaiknya mengenali lebih baik seperti apa suara gitar yang kamu inginkan. Kamu mau gitar dengan suara yang renyah? Coba cari gitar yang menggunakan pickup single coil.

Atau kamu suka memainkan musik-musik dengan suara gitar yang tebal? Lebih tepat kalau kamu mencari gitar yang dipersenjatai pickup humbucker.

Selain itu, kalau kamu masih bingung, ada cara lain loh untuk memilih gitar elektrik pertamamu. Coba kamu lihat gitaris idolamu, model jenis apa yang dia gunakan?

Misalnya kamu mengidolakan Slash, dia menggunakan Gibson Les Paul yang menggunakan pickup humbucker. Kalau harga Gibson memang mahal, banyak alternatif lain kok seperti misalnya Epiphone.

Atau kamu mengagumi Stevie Ray Vaughan? Bisa coba kamu cari Fender Stratocaster. Seperti Gibson, banyak alternatif untuk Fender dengan harga lebih bersahabat seperti Squier atau Bacchus.

Oiya, kamu juga harus menyediakan budget dengan jumlah tertentu untuk membeli gitar listrik ya. Jangan sampai kamu malah tidak bisa makan gara-gara membeli gitar!

Sebaiknya sebelum membeli gitar mencobanya terlebih dulu. Atau, kalau memang tidak bisa mencoba, boleh meminta tolong info detail ke penjual.

Toh pada zaman seperti sekarang, sudah banyak penjual terpercaya yang menjual gitar secara online dan cukup interaktif. Kamu bisa meminta foto-foto gitar yang kamu inginkan, bahkan meminta tolong penjual membuat video demo gitar tersebut.

Ada beberapa alasan kamu harus melakukan hal-hal tersebut. Pertama, setiap gitar itu punya ciri khas masing-masing. Ada yang radius fretboard-nya lebih lebar dari gitar lain, ada pula yang punya berat lebih.

Selain itu, bahan kayu yang digunakan serta lilitan di dalam pickup juga bisa memengaruhi suara. Kalau kamu tidak mecari tahu detail gitar yang ingin dibeli, ada kemungkinan kamu bakal kecewa.

Bahan kayu yang biasa digunakan untuk badan gitar antara lain Alder, Ash, Basswood, dan Poplar. Sementara untuk neck, biasanya menggunakan Maple atau Mahogany. Rosewood, Maple, serta Pau Ferro lazim untuk fretboard.

Kelebihan lain kalau kamu sudah mencoba atau melihat video demo dan merasa ada yang kurang dengan gitar tersebut, kamu bisa meminta tolong si penjual gitar untuk melakukan penyesuaian. Andai tidak melakukan itu, kamu bisa saja menganggap gitar tersebut jelek hanya karena setting-nya tidak sesuai.

Tips lain, kalau bingung dalam membeli gitar jangan takut untuk bertanya kepada penjual. Bukan tidak mungkin dia akan memberikan kamu edukasi tentang gitar yang akhirnya bisa menjadi alasan kamu memilih gitar listrik pertamamu.

Jadi, selamat membeli gitar listrik pertamamu!

Mau tahu lebih banyak soal musik? Klik link ini.