PRS Guitars: Apa Perbedaan PRS buatan Amerika Serikat dengan PRS SE?

by Lintang on Aug 16, 2019

Kelihatan seperti Stratocasternya Fender, padahal itu merknya PRS Guitars. Memang betul si John Mayer beberapa belakangan ini diendorse PRS Guitars dan dibuatkan seri signature-nya yang base-nya Fender Stratocaster. Bagi yang masih awam mungkin jarang mendengar gitar merk ini karena PRS namanya nggak sekencang Fender, Gibson, maupun Ibanez.

Tapi, jangan salah, PRS bisa dibilang salah satu brand gitar terbaik saat ini. Sebut saja beberapa nama gitaris seperti Dave Navarro, Carlos Santana, Dave Baksh-nya Sum 41, John Mayer, sampai Enda Ungu pakai gitar ini. Sudah jelas karena PRS sudah terbukti dengan kualitas dan build quality-nya. PRS sebenarnya sudah cukup lama berada di pasar gitar.

Sejarah PRS Guitars

Brand ini dibangun oleh seorang luthier yang namanya digunakan merk gitar ini yakni Paul Reed Smith pada tahun 1985. Salah satu keunggulan dari PRS adalah gitar ini termasuk golongan gitar hand-made dan untuk kelas high end. Jadi wajar saja harganya bisa puluhan juta.

Paul Reed Smith sendiri sudah mulai menekuni bidangnya sejak pertengahan tahun 1970. Gitaris yang pertama menggunakan PRS sebagai senjata mereka adalah Stanley Whitaker dari band progressive rock bernama Happy the Man, Derek St. Holmes (yang sekarang bermain di band-nya Ted Nugent), dan juga Howard Leese yang bermain di band rock bernama Heart. Namun, nama PRS terkenal ketika Carlos Santana menggunakan gitar ini.

PRS guitars dengan berani mendesain hardware-hardwarenya sendiri mulai dari nuts (walaupun beberapa model menggunakan tuner Kluson), bridge, vibrato, dan masih banyak lagi. Nggak hanya itu, PRS guitars juga mendesain pickupnya sendiri. Kebanyakan pickup produkdi PRS guitar modelnya adalah humbucker, walaupun ada beberapa seperti model signaturnya John Mayer menggunakan single coil.

Akan tetapi, walaupun humbucker, pickup yang didesain PRS didukung selector switch pickup dengan rotasi yang unik. Pickup miliki PRS mampu menghasilkan 5 suara kombinasi antara tone tebal humbucker ala Gibson, dan suara “garing” ala single coil-nya Stratocaster. Hal ini membuat gitar-gitar high end-nya PRS bisa dibilang sangat versatile.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, gitar-gitar PRS harganya nggak murah, namun karena PRS tahu bahwa produk-produknya punya pasar yang luas, akhirnya PRS merilis gitar kelas menengahnya dengan nama SE. Tentu saja, konstruksi, kualitas material, dan juga hardware-hardwarenya nggak setara dengan versi non-SE. Dimulai dari tempat pembuatannya, PRS SE dibuat di negara yang musik pop-nya lagi cukup mendunia yakni Korea Selatan.


Perbedaan PRS Guitars dan PRS SE

Tentu karena untuk memotong biaya produksi, PRS SE dibuat secara masal. Sedangkan untuk versi high-endnya dibuat secara hand-made sehingga kualitasnya lebih terkontrol. Selain itu, produksi masal membuat biaya tenaga kerja juga lebih murah. Detail yang didapatkan juga nggak mungkin sebaik yang dihasilkan gitar hand-made seperti PRS yang dibuat di Amerika.

Mungkin untuk yang pernah melihat seri SE versi lama, bisa membedakan dari neck yang inlay-nya cuma berbentuk titik. Namun, seri SE sekarang sudah berevolusi menggunakan inlay burung terbang seperti yang dimiliki oleh versi buatan Amerika. Sepertinya PRS ingin menghadirkan kesan PRS versi USA-nya untuk versi SE-nya supaya para pengguna gitar kelas menengahnya bisa merasakan “nuansa “ PRS asli.

Bagi yang punya PRS versi Amerika pasti tahu kalau material yang digunakan itu adalah kayu dengan grade yang terbaik. Kayu yang digunakan biasanya adalah kayu mahoni. Material kelas terbaik yang digunakan PRS versi Amerika nggak hanya mampu memberikan tone kelas satu, namun juga tampilannya juga Nampak lebih eksklusif. Hal itu mungkin menjadi perbedaan yang paling signifikan apabila membandingkan antar versi USA dan juga seri SE.

Hal lain yang bisa dilihat dari perbedaan antara keduanya adalah pickupnya. Jelas untuk versi high-endnya, PRS menggunakan pickup dengan kualitas yang jauh berbeda dengan versi SE-nya. Beberapa seri SE bahkan menggunakan pickup yang di jual di pasaran seperti Seymour Duncan atau EMG. Bisa dilihat di seri signature milik Paul Allender yang menggunakan pasangan pickup EMG 81/89 dan juga model Holocomb yang menggunakan pasangan pickup Seymour Duncan Alpha/Omega.

Tentu bukan berarti lebih terjangkau, PRS SE nggak bisa menunjukan taringnya. Walaupun diproduksi secara masal, PRS SE masih bisa dibilang salah satu gitar terbaik di kelasnya.

PRS adalah salah satu brand gitar yang sering wara wiri di Smosyu Music & jadi produk yang paling laris.

Smosyu Music - https://www.smosyumusic.com/ adalah toko musik yang menyediakan alat-alat musik profesional berkualitas. Yuk kunjungi katalog produk-produk Smosyu Music untuk lebih lengkapnya.