Kenali Jenis Efek Gitar dan Juga Fungsinya Masing-masing

by Lintang on Aug 24, 2019

Efek gitar bisa dibilang menjadi perangkat penting dalam bermain gitar, terutama untuk para musisi yang siap untuk manggung, karena efek gitar bisa menentukan output sound yang dihasilkan. Sebagus-bagusnya permainan kita, tanpa didukung oleh efek gitar, terkadang hasil sound yang diinginkan nggak tercapai.

Jenis efek pun beragam, mulai dari stompbox, multi efek, hingga rackmount. Harganya pun beragam, mulai dari ratusan ribu hingga belasan bahkan puluhan juta Rupiah. Banyak alasan gitaris mengapa mereka menggunakan efek, pertama ingin mencapai tone yang mereka inginkan, hingga ingin mendapatkan suara-suara aneh yang ingin mereka dapatkan agar suasana lagu bisa tersampaikan.

Pada dasarnya, efek merupakan seperangkat elektronik yang mampu mengubah output suara alat musik. Masing-masing efek memiliki fungsinya masing-masing. Selain itu, konfigurasi atau setting efek nggak selalu sama.

Aspek-aspek lain seperti akustik ruangan sangat berpengaruh pada setting efek dan juga amplifier. Bagi para gitaris, mungkin kalian tahu efek-efek penting yang digunakan seperti overdrive atau distorsi, delay, reverb, dan masih banyak lagi. Pada artikel ini kami akan membahas jenis-jenis efek gitar dan juga fungsinya. Berikut penjelasannya.

Jenis-jenis Efek Gitar

Distorsi

Secara definisi, distorsi merupakan bentuk dari pemrosesan sinyal audio yang digunakan untuk mengubah suara alat musik electrik yang diamplifikasi dengan meningkatkan gain, dan memporduksi tone menggeram atau nggak jelas. Efek distorsi umumnya digunakan untuk gitar elektrik, namun instrumen lain seperti bass juga bisa menggunakan distorsi. Ada beberapa jenis distorsi yang ada di pasaran, di antaranya adalah:

1. Overdrive: Jenis distorsi pertama yang bernama overdrive ini pada dasarnya memberikan boost pada amplifier sehingga menghasilkan suara yang terdistorsi. Di antara efek distorsi lain, overdrive merupakan distorsi yang paling halus, maka tone yang dihasilkan pun paling jelas. Efek overdrive memberikan kesan kotor pada output suara gitar yang keluar dari amplifier.

2. Fuzz: pada dasarnya, fuzz merupakan efek distorsi paling ekstrem karena tone yang dihasilkan semakin kabur. Salah satu gitaris yang menggunakan efek ini adalah Jimi Hendrix. Ada beberapa efek fuzz yang ada di pasaran, di antaranya, Electro-Harmonix Big Muff, BOSS FZ-5 Fuzz, dan masih banyak yang lainnya.

Modulasi

Efek jenis ini berfungsi untuk menggabugkan beberapa sinyal audio di dalam rangkaian efek demi menciptakan suara yang berbeda. Beberapa dari efek modulasi ini mencampur sinyal audio dengan sinyal yang dihasilkan oleh efek gelombang pembawa. Ada beberapa efek modulasi di antaranya:

1. Phaser: Efek phaser membuat efek suara yang menguatkan beberapa elemen nada dan mengurangi elemen nada lain sehingga suara yang keluar seperti suara berteriak.

2. Flanger: Efek jenis ini merupakan efek audio yang diproduksi dengan mencampurkan dua sinyal identik secara bersamaan. Jenis efek ini membuat suara yang diproduksi seperti suara pesawat.

3. Chorus: efek ini menjadikan dua suara yang sama hadir di waktu yang bersamaan sehingga yang terdengar seperti dua suara.

4. Tremolo: Tremolo pada dasarnya adalah efek yang mengubah volume pada suara gitar berkali-kali. Jadi suara yang dihasilkan seperti memutar knob volume secara cepat berulang-ulang kali.

Time-based Effect

Efek jenis time-based memiliki kegunaan untuk menunda sinyal atau menambahkan gaung. Ada beberapa efek time-based yang seridng digunakan oleh para gitaris, di antaranya adalah Delay, Looper, dan juga Reverb.

  1. Delay: Efek ini bekerja dengan cara merekam sinyal input ke sebuah media penyimpanan audio, dan kemudian kembali dimainkan setelah beberapa saat.
  2. Reverb: Efek reverb merupakan efek yang keluar secara persisten setelah suara diproduksi.

Efek dynamic

Efek ini memiliki tujuan untuk memodifikasi volume gitar. Beberapa jenis efek ini adalah volume pedal, compressor, dan juga noise gate.

  1. Noise gate: Sudah jelas, efek ini adalah menghilangkan efek-efek yang membuat suara gitar terdengar berisik dan bising. Beberapa noise gate yang terkenal adalah BOSS Noise Suppressor NS-2, dan iSP Noise Reduction.
  2. Compressor: Efek ini berfungsi untuk membuat suara yang kencang menjadi lebih pelang atau sebaliknya. Seringkali, efek ini digunakan untuk memperpanjang sustain, menstabilkan volume, dan juga menghaluskan nada.
  3. Volume pedal: Efek ini juga sudah jelas fungsinya yakni untuk meningkatkan volume atau mengecilkan volume tanpa harus memutar knob gitar ataupun amplifier.