Jenis Neck Gitar dan Radius-nya yang Harus Kalian Ketahui

by Lintang on Aug 20, 2019

Neck gitar yang dijual di pasaran nggak selalu sama. Setiap jenis dan setiap brand memiliki neck gitar dengan desain dan ukuran masing-masing. Bagian pada gitar satu ini sangat berpengaruh akan kenyamanan bermain karena ukuran tangan kalian nggak selalu cocok dengan semua jenis neck. Biasanya yang menjagi patokan ukuran dari neck adalah lebar radius fingerboardnya.

Sebenarnya nggak ada neck yang lebih bagus mana, yang ada hanya selera. Mungkin beberapa kalian mengukur neck itu cocok di tangan kalian dengan cara memainkan gitarnya langsung. Akan tetapi, ada jenis neck yang bisa kalian kulik. Nah berikut penjelasan tentang jenis bentuk neck.

Ada beberapa jenis neck gitar yang ada di pasaran. Apabila memutar balik waktu ke beberapa tahun lalu, tepatnya di era tahun 1960an, neck gitar paling populer adalah bentuk V shape. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar neck dengan nama V shape? Mungkin beberapa dari kalian berpikir bentuk lancip seperti hurup V. Akan tetapi, sebenarnya pada dasarnya V shape neck gitar cenderung lebih mirip huruf U dibandingkan huruf V. Neck V shape digunakan pada gitar Fender Startocaster rilisan awal.

V shape neck sendiri terdiri dari dua jenis, di antaranya soft V shape, medium V shape dan juga hard V shape. Dari namanya sudah bisa terlihat jelas kalau hard V shape memiliki bentuk yang lebih lancip. Alih-alih menggunakan hard V shape neck, Fender Stratocaster rilisan lama tersebut menggunakan soft V shape neck. Selain V shape, ada juga U Shape neck gitar. Bentuknya memang sekilas agak mirip, namun U shape memiliki genggaman yang lebih gempal. Neck ini lebih cocok untuk gitaris yang jari dan tangannya besar.

Pertama kali keluar memang Start awal menggunakan V shape, akan tetapi banyak gitaris yang menuntut dibuatkan neck yang lebih nyaman, maka Fender merilis gitarnya dengan neck C Shape. Yang memiliki lengkungan lebih pendek. Neck jenis ini cocok banget untuk tangan orang Asia atau Indonesia pada umumnya.

Kemudian, tren berubah di tahun 1980an. Gitar dengan U shape neck mulai populer di kalangan gitaris di masa itu. Berganti ke dekade tahun 1990an, dimana neck tipis mencapai popularitasnya. Gitar dengan tipe neck ini sangat populer dikalangan gitaris rock terutama shredder yang membutuhkan permainan cepat. Ibanez RG nggak cuma memperlihatkan bentuk yang sangat ngerock, namun dengan menggunakan neck tipis, kesan gitar shredding pun melekat di diri RG.

Radius Neck Gitar

Setelah mengenali bentuk-bentuk neck, ada hal penting lainnya yang ada pada gitar yakni Radius. Secara definisi radius adalah tingkat kelengkungan atau kecembungan pada fretboard neck gitar. Apabila dilihat secara seksama, fretboard gitar elektrik nggak terlihat datar dan memiliki tingkat kecembungan yang berbeda-beda. Tentu beda merek atau jenis, beda tingkat radius necknya. Satuan untuk mengukur kecembungan ini adalah dengan satuan inci, semakin besar angka incinya, semakin kecil kecembungan pada fretboard tersebut.

Tingkat kenyamanan masing-masing gitaris juga bisa dilihat dari besar atau kecilnya angka inci tersebut. Kenyamanan ini juga tetap relatif, dan nggak bisa ditetapkan yang mana yang lebih nyaman. Biasanya gitar dengan neck ber-radius kecil sangat nyaman untuk bermain chord, sedangkan sebaliknya, radius besar biasanya sering dipakai gitaris rock atau shredder yang mengandalkan permainan secepat kilat.

Compound Radius Neck Gitar

Ada jenis gitar yang dirancang dengan menggabungkan dua radius yang berbeda, ini sering disebut sebagai compound radius. Garis besarnya, perbedaan radius pada neck dibedakan dari fretnya. Biasanya gitar yang menggunakan compound radius ini menggunakan radius kecil di fret-fret awal yang biasanya digunakan untuk bermain chord, sedangkan pada fret-fret nada tinggi menggunakan radius besar yang diperuntukan bermain lead atau solo. Beberapa gitaris membutuhkan jenis radius neck ini karena mereka membutuhkan kedua permainan tersebut, bermain chord dan juga solo. Secara harga gitar dengan compound radius tentu lebih mahal karena membutuhkan ketelitian yang lebih ketika membuatnya.

Sekali lagi, pemilihan neck dan radius tergantung dari gitarisnya sendiri. Kenyamanan gitaris yang satu nggak bisa diterapkan oleh gitaris yang lainnya lho.