Epiphone: Pilihan Terjangkau Pencinta Produk-Produk Gibson

by Lintang on Aug 6, 2019

Gitar-gitar Gibson terkenal harganya selangit, maka dari itu, muncul lah Epiphone sebagai alternatifnya. Epiphone pada dasarnya adalah anak perusahaan dari Gibson. Secara umur, perusahaan Epiphone sendiri lebih lama dibandingkan dengan Gibson. Dahulu, Epiphone merupakan rival Gibson dalam gitar tipe archtop sebelum tahun 1957. Selain memproduksi gitar, Epiphone juga memproduksi double bass, banjo, dan alat musik bersenar lainnya.

Epiphone sendiri berawal dari seorang anak dari pedagang kayu, bernama Anastasios Stathopoulo yang nggak ingin mengikuti jejak ayahnya untuk meneruskan usahanya. Anastasios akhirnya memulai membuat kecapi dan juga biola di tahun 1873. Beberapa tahun kemudian, Anastasios berlabuh mengarungi Laut Aegean dengan keluarganya untuk memulai hidup barunya di Turki. Lalu, di tahun 1980, Anastasios membuka pabrik alat musik.

Karena persekusi yang dilakukan orang-orang pribumi Turki terhadap imigran Yunani, Stathopulo bersama keluarganya berpindah lagi ke Amerika Serikat, tepatnya di daerah Manhattan di New York. Dengan membuat dan menjual alat musik buatannya di lantai bawah dan keluarganya di lantai atas, hal ini membuat kehidupan kerja dan kehidupan rumah menjadi samar-samar. Maka dari itu, Anastasios dibantu oleh kedua anaknya, Epimanondas dan Orpheous dengan menjualnya ke took dan belajar bisnis dari bawah. Bisnis alat musik yang didirikannya berjalan dengan baik berkat kepindahan keluarga Stathopulo ke New York ketika mandolin sedang diminati.

Epimanondas atau Epi diwariskan oleh ayahnya dengan banyak kemampuan. Mulai dari kemampuan membuat alat musik atau luthier dan juga berbisnis. Nggak hanya itu, Ia memiliki kemampuan bermain musik dan bersosialisasi dengan baik.  Di tahun 1917, Ia mengubah nama perusahaannya menjadi “House of Strathopoulo”. Seiring berjalannya waktu, permintaan mandolin menurun, dan musik jazz pun meledak setelah era Perang Dunia dan disitu pula banjo mulai terkenal. Nggak hanya mengenalkan banjo, Ia juga mengembangkan desain alat musik lain.

Pada tahun 1923, bersamaan dengan semakin suksesnya perusahaan yang dikembangkan oleh Stathopoulo ini membutuhkan nama. Akhirnya nama perusahaan ini mengambil nama depan sang president, Epi dan menambahkan kata phone yang berarti suara dalam bahasa Yunani. Akhirnya nama Epiphone terbentuk. Kemudian, dalam 1924, Epiphone merilis seri Recording banjo untuk pengakuan yang lebih luas.

Pada tahun 1929, Amerika Serikat mengalami The Great Depression dan pasar saham jatuh. Hal ini mengakibatkan banyak perusahaan manufaktur terutama alat musik di ambang kehancuran. Akan tetapi, Epiphone bersiap akan perubahan. Ketika meledaknya pasar banjo pada tahun 1928, Epi mengenalkan seri gitar Recording yang diantaranya ditandai dengan huruf A melalui E. Gitar seri Recording merupakan kombinasi dari kayu cemara dan maple dengan bagian melengkung ataupun datar.

Sayangnya, gitar seri Recording kurang sukses di pasaran. Masalahnya adalah nggak ada selebriti yang disponsori. Selain itu, masalah lainnya adalah ukurannya. Gitar seri Recording sangat kecil dan terlalu banyak ukiran, terutama jika dibandingkan dengan Gibson L-5. Di sepanjang tahun 1930, Epiphone bersaing ketat dengan Gibson. Epi merilis seri Emperor setelah Gibson memperkenalkan seri Super 400. Kemudian Epiphone merilis beberapa gitar model lain yakni De Luxe, Broadway, dan Triumph pada tahun 1936. Di titik ini, Epiphone menjadi produsen gitar terbaik.

Seiring berjalannya waktu persaingan sengit antara Gibson dan Epiphone mulai mereda. Di tahun 1939, kedua nya mengenalkan desain gitar Hawaiian ‘pitch-changing’. Kemudian di tahun yang sama juga, Gibson mengenalkan model biola ketika Epiphone menyerang balik dengan seri bas tegak.

Sebelum pemboman Pearl Harbour di tahun 1941, Epiphone menggapai keemasannya. Akan tetapi selama perang berlangsung, Epi meninggal akibat Leukemia dan Epiphone diambil alih oleh kedua adiknya, Orphie dan Frixo. Persaingan antara Epiphone dan Gibson berlanjut dengan diluncurkannya versi cutaway Emperor dan De Luxe. Pickup-nya dibenahi lagi dan beberapa musisi terkenal menggunakan gitar-gitar Epiphone.

Ketika Epiphone Diakuisisi Gibson

Walaupun terlihat seperti biasa, perusahaan ini semakin lama memburuk. Kedua bersaudara tersebut tidak bersama lagi di tahun 1948. Dan reputasi perusahaan ini juga semakin memburuk. Ketika Epiphone semakin memburuk, Gibson semakin kuat. Pada waktu itu, Gibson bersaing dengan Fender yang menciptakan gitar model Telecaster dan Stratocaster. Di bulan Mei 1957, akhirnya mengambil alih Epiphone.

Epiphone kini hadir sebagai alternatif bagi para gitaris yang ingin model-model gitar Gibson dengan harga terjangkau. Tone yang dihasilkan pun cukup mewakili walaupun belum bisa seperti Gibson. Namun, ada seri Epiphone yang mampu mendekati tone yang dimiliki Gibson yakni Epiphone yang dibuat di Jepang. Harganya pun juga lebih mahal. Akan tetapi, gitar-gitar Epiphone buatan Jepang sudah tidak bisa lagi didapatkan barang barunya. 

Epiphone adalah salah satu brand gitar yang sering wara wiri di Smosyu Music & jadi produk yang paling laris.

Smosyu Music - https://www.smosyumusic.com/ adalah toko musik yang menyediakan alat-alat musik profesional berkualitas. Yuk kunjungi katalog produk-produk Smosyu Music untuk lebih lengkapnya.